Menjelajahi Perjalanan Jurnalistik Bersama The Jakarta Post

Vokasi News – Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris (EDSO) Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR) sukses mengundang Novan Iman Santosa, seorang jurnalis dari The Jakarta Post. Dalam acara ini, kami diajak ikut serta menjelajahi perjalanan jurnalisme dan sejarah asal mulanya. Acara yang bertajuk Workshop With Enteprise (WWE) Journey of Journalism tersebut telah dilaksanakan pada Sabtu (03/10/20).

 

Rina Saraswati, S.S., M. Hum. selaku Koordinator Prodi D3 Bahasa Inggris FV UNAIR juga turut hadir dalam WWE sembari memberikan sambutan pada acara tersebut dengan menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh panitia dan peserta webinar. Menurut ibu Rina, materi webinar ini penting untuk benar-benar disimak terutama bagi peserta dari d3 bahasa Inggris itu sendiri.

 

WWE Journey of Journalism ini pada awalnya diperuntukkan bagi mahasiswa d3 bahasa Inggris saja. Namun, ketika panitia menyebar poster di berbagai media online, yang didapati justru antusiasme dan respon mahasiswa dari kampus lain. Sehingga, webinar ini pun dibuka untuk publik. Hal ini juga diperjelas oleh Rizky Karalla selaku ketua pelaksana WWE Journey of Journalism dalam wawancara online pada sabtu malam seusai webinar. “Dulunya kegiatan ini adalah bussiness visit. Karena adanya Covid-19, panitia terpaksa merombak acara menjadi webinar. Webinar ini pada awalnya dikhususkan untuk mahasiswa d3 bahasa Inggris FV UNAIR saja. Tetapi, ketika kami post di sosial media, banyak sekali mahasiswa dari luar UNAIR yang berniat mengikuti kegiatan ini. Alhasil kami pun membukanya untuk publik dan menjadikan ini kesempatan untuk memperkenalkan jurusan kami dan membranding hima d3 bahasa Inggris FV UNAIR.”

 

Dalam webinar ini, sang narasumber menjelaskan kegiatan jurnalistik pada dunia hari ini yang tengah menghadapi pandemi. Hal ini tentu membawa dampak besar pada keberlangsungan kegiatan. Beliau pun juga menceritakan bagaimana tim The Jakarta Post ketika meliput berita ditengah-tengah masa pandemi ini.

 

Selaku narasumber yang berpengalaman, pak Novan, sapaan hangat dari banyak orang ini juga berbagi tips melatih kemampuan menulis. “Langkah paling dasar yang bisa dilakukan teman-teman adalah membiasakan diri untuk menulis di buku harian. Karena penting bagi kalian mencurahkan pikiran dari otak ke tangan. Minimal menulis pengalaman sehari-hari. Karena yang paling penting adalah semua ide, semua perasaan, semua cita-cita bisa disampaikan dan ditulis dalam bentuk tertulis.”

 

Tak lupa pada akhir acara, Novan Iman Santosa pun memberikan nasehatnya, “Teman-teman semua, penting halnya sebagai jurnalis itu menulis berita yang menjadi unggulan sehingga dapat dirasakan oleh pembaca. Akan tetapi, apabila kalian tidak bercita-cita menjadi wartawan, teman-teman semua juga perlu memperbaiki atau meningkatkan kemampuan menulis. Karena ini akan tetap digunakan kedepannya baik itu bentuknya menulis laporan kegiatan, lembar pertanggung jawaban, atau pun tugas akhir.”

 

Penulis: Zahwa E. Bella

There are no comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart