INTERNATIONAL COMMUNITY ENGAGEMENT PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS ONLINE

Vokasi NewsInternational Community Engagement, kegiatan pengabdian masyarakat tingkat internasional yang diadakan pada hari Sabtu, 7 November 2020 di Dusun Krajan, Desa Paringan mengangkat tema “Peningkatan Mutu Kesehatan untuk Pencegahan Penyakit pada Ternak di Masa Pandemi”.

Kegiatan tersebut merupakan Pengabdian Masyarakat dari salah satu program kerja dari divisi keprofesian HIMA D3 Paramedik Veteriner. Meskipun dalam kondisi pandemi seperti ini, tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa D3 Paramedik Veteriner untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Pengabdian Masyarakat kali ini tentu sangat berbeda dari kegiatan yang lalu karena untuk pertama kalinya, Divisi Himpunan Mahasiswa D3 Paramedik Veteriner mengadakan kegiatan tingkat internasional dan berlangsung secara Daring.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Paringan dan 20 warga Desa Paringan, Tentunya Mahasiswa UNAIR ikut berpatisipasi,sekitar 70 partisipan yang mengikuti kegiatan melalui zoom meeting diantaranya adalah mahasiswa dari Universitas Putra Malaysia, dan IPB.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Paringan tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan membagikan masker kepada warga yang hadir, pemeriksaan suhu badan dan memberikan hand sanitizer untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Tentunya tempat duduk warga yang hadir di balai desa menerapkan social distancing atau jaga jarak.

Kegiatan diisi dengan penyampaian materi oleh Miyayu Soneta Sofyan, drh., M.Vet sebagai wakil direktur Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Airlangga, Dosen D3 Paramedik Veteriner, dan Pemilik Pet Klinik Inti Medipet. Rangkaian kegiatan ini menampilkan video demonstrasi pemberian obat dalam bentuk bolus dan injeksi yang dilakukan oleh Aditya Nopit Safitra, mahasiswa D3 Paramedik Veteriner angkatan 2019 UNAIR dan ditambah sedikit penjelasan oleh Aryasatya Afif Taqwanto, mahasiswa D3 Paramedik Veteriner angkatan 2019 UNAIR mengenai video tersebut.

Kegiatan yang diadakan pada Zoom meeting tersebut berjalan dengan lancar sesuai jadwal hanya saja terkendala sinyal, mengingat bahwa lokasi terdapat pada perdesaan. Tentunya, terdapat sesi tanya jawab antara warga dan pemateri, dan partisipan yang aktif bertanya diberikan hadiah berupa obat – obatan dan vitamin untuk ternak.

Kegiatan webinar ini ditutup dengan pemberian cinderamata berupa plakat dan tempat cuci tangan, lalu dilanjutkan dengan kegiatan penyuntikan hewan ternak warga oleh panitia yang hadir ditempat. Penyuntikan pada ternak warga didampingi oleh supervisor yang juga sedikit menjelaskan mengenai apa yang disuntikkan pada ternak.

Sebelum penyuntikan, supervisor bertanya ke salah satu pemilik ternak bahwasannya apakah Ternak sedang mengandung. “ untuk hewan ternak yang sedang mengandung tidak usah disuntik, agar menghindari resiko yang tidak diinginkan” tutur supervisor.

Penjelasan yang disampaikan oleh pemateri cukup dipahami oleh partisipan  yang merupakan warga pemilik ternak sehingga tidak membuat warga resah dan khawatir akan kesehatan pada ternaknya.

 

Penulis : Cory Tri Anjarsari (@aancory)

Editor : Ananda Fayqa Meisa Sukamto (@fayms)

Share on

There are no comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart