Mengasah Kemampuan Bahasa Inggris D3 Teknik Gigi UNAIR dengan Webinar English Class

VOKASI NEWS – Untuk meningkatkan potensi yang ada dalam diri kita dan mengasah kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa inggris sebagai bahasa internasional. Himpunan Mahasiswa D3 Teknik Kesehatan Gigi (TKG) Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR). Membuat webinar English Class (Kelas bahasa inggris). Dengan tema bertajuk “pengenalan gigi tiruan sebagian lepasan sebagai bagian prostodontik”, yang dilaksanakan pada Sabtu (16/10/2021) secara daring via zoom meeting.

Sri redjeki indiani, drg., Mkes. Selaku kepala program studi hima teknik gigi, semoga mahasiswa mampu menyerap semua ilmu yang disampaikan. Seperti bentuk pola gesper dan cara memasang gesper yang benar.

“Saya berharap, acara dapat berjalan lancar dan mahasiswa mampu merealisasikan apa yang sudah didapat pada webinar ini. Seperti pengenalan gigi tiruan lepasan dan cara memasang gesper yang baik agar tidak merusak gigi.” pungkasnya.

Dr. Tika Widiastuti, S.E., M. Si. Selaku Wakil Dekan I Fakultas Vokasi, dengan adanya webinar yang menggunakan bahasa inggris. Diharapkan mahasiswa mampu melatih skill bahasa internasional dengan baik, serta mendapat ilmu yang bermanfaat.

“Pada webinar ini mengasah kemampuan dalam berbahasa inggris sangatlah penting, untuk bersaing di kancah internasional harus bisa menggunakan bahasa internasional.” ujarnya.

Selaku pemateri Harry laksono, drg., Mkes., SpPros(K). Memaparkan, tentang spesialis prostodontik yaitu, protesa gigi tetap disebut pengganti gigi akibat pencabutan gigi, dan protesa gigi dapat dilepas yaitu pengganti gigi akibat usia.

“Adapun untuk menutup bagian gigi yang rusak menggunakan gigi tiruan (protesa maksilofasial), dan gangguan temporomandibular yaitu kelainan sendi rahang. Serta implan gigi seperti baut yang ditanam pada rahang guna menggantikan akar gigi” pungkasnya.

Lanjut Harry. Memaparkan, gigi tiruan yang dapat dilepas berdasarkan retensi, yakni gesper gigi tiruan lepasan yang dapat dilepas seperti (kawat tempa, logam timur, bebas logam/fleksibel) Dan gigi tiruan yang dapat di lepas secara magnetis.

“Adapun protesa gigi lepasan berdasarkan abutment yaitu implan atau akar gigi buatan seperti baut dan menghubungkan ke gigi tiruan. Seperti implan didukung prostesis gigi yang dapat dilepas.” ujarnya.

Harry memaparkan, bahwa protesa gigi gesper atau penjepit digunakan dalam kasus ketika  gigi telah hilang banyak, adapun bentuk gesper pada protesa gigi yang dapat dilepas, seperti gesper gips dengan bentuk gesper cincin dan gesper jepitan kecoa.

“Adapun gesper kawat tempa dengan bentuk C-clasp gillet gesper, gesper lengan satu, gesper lengan ganda, gesper drop gesper kepala bola, gesper tiga lengan, G-gesper, dan jepitan jackson. Semua itu dapat di ukur 0,8 mm untuk baja dan 1,0 mm untuk logam mulia.” pungkasnya. (*)

Penulis : Moch Rachman Halim

Share on

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart