VOKASI UNAIR

WEBINAR MRI: PLAN IT TO MAKE IT

VOKASI NEWS – Sebagai mahasiswa tidak jauh dari tugas penyusunan PPT dan KTI. Mengikuti era pendidikan sekarang, dimana mahasiswa dilatih untuk menyampaikan materi (presentasi) file PPT kepada publik layaknya dosen.  Namun, tidak disangka dalam penyusunan PPT masih ditemukan beberapa kesalahan yang berakibat kurangnya nilai ketertarikan yang menyebabkan kurang berkesan kepada pemirsa penyampaian materi PPT. Begitu pula dengan penyusunan KTI yang sering ada dalam lomba-lomba mahasiswa, dimana kesempatan mahasiswa untuk meraih prestasi, namun jikalau penyusunan KTI kurang tepat maka berakibat pengurangan nilai dari sang juri sehingga dapat merugikan mahasiswa.

Selain dalam penyusunan materi PPT dan KTI, kegiatan presentasi juga menyandinginya. Setelah, mahasiswa menyusun PPT, akan ada sesi mempresentasikannya, sama halnya dalam menyusun materi PPT. Jikalau teknik presentasi kurang tertata maka menimbulkan kesan yang kurang pada pemirsa, khususnya seorang mahasiswa yang mempresentasikannya dihadapan dosen, khawatir akan mengancam nilai dari dosen. Begitu pula, yang terjadi pada KTI, contohnya saja dalam perlombaan KTI ada tahap presentasi dari peserta KTI dihadapan sang juri, kegiatan presentasi ini menjadi peluang mahasiswa untuk mempromosikan hasil KTI yang telah disusun untuk diperlombakan, apabila teknik presentasi yang diterapkan kurang tepat maka peluang tersebut dimanfaatkan kurang maksimal.

Oleh karena itu, dengan diselenggarakannya kegiatan ini oleh webinar MRI yang diajukan oleh Himpunan Mahasiswa D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan Universitas Airlangga (UNAIR) diharapkan mampu memaksimalkan kinerja mahasiswa baik dari penyusunan PPT, KTI, serta cara mempresentasikannya dengan lebih tepat sehingga akan memberikan keuntungan kepada mahasiswa, karena selain digunakan dalam menunjang pendidikan perkuliahan. Penyusunan PPT, KTI, serta cara mempresentasikannya diterapkan juga dalam perlombaan untuk kesempatan mahasiswa meraih prestasi yang mana bisa membanggakan nama kampus.

Pada acara webinar MRI saat itu didiskusikan Bersama 2 pemateri yaitu pemateri oleh Bpk. Dhony Firmasyah adalah seorang pakar slide, pada kali ini selaku pemateri Tips dan Trik Pembuatan PPT dan Presentasi, kemudian untuk pemateri Kepenulisan KTI dibawakan oleh Kak Firman Hidayat, seorang mahasiswa aktif Universitas Airlangga dari Fakultas Sains dan Teknologi.

PPT (PowerPoint Presentation)

Bagaimana Menyusun materi presentasi yang bagus terutama di dalam penyajian media presentasi?

KOMPONEN PRESENTASI

  1. MATERI
    Ide, gagasan, pendapat atau hal-hal dasar yg harus kita miliki outlinenya sebelum disajikan ke audien.
  2. TEKNIK
    Cara menyampaikan Opening, content dan closing prsentasi.
  3. MEDIA
    Slide presentasi dan optimasinya untuk menyampaikan suatu hal yang abstrak. Berbicara tentang slide presentasi artinya kita berbicara tentang visual manusia, kita berbicara tentang cara pandang manusia, kita berbicara tentang bagaimana orang itu melihat apakah tampilan visual kita bagus. Hal terpenting dari tampilan visual adalah tampilan visual yang mendukung ide dasar dari materi presentasi kita. Di dalam slide presentasi ada 2 hal yang diamati yaitu:

    – Apa yang kita lihat?
    – Apa yang kita baca?

Tingkatan visual manusia ada 4 yaitu motion image, image,numbers, dan teks  berdasrkan buku informotion, teks menempati tingkatan terendah dari 4 tingkatan lainya, maka apabila kita mendengarkan slide presentasi yg itu content slide presentasinya penuh dengan teks kita akan merasa bosan lebih cepat.

Tipe font ada 3, pertama ada serif yaitu huruf tegas, yang kedua Sans Serif untuk easy to read, yang ketiga ada decorative untuk eyecatching.

Macam image:

  • Foto
    Momen yang dihentikan waktunya menjadi tampilan 2 dimensi, bisa dijadikan background,subject.
  • Clipart
    Bukan gambar sesungguhnya atau gambar tiruan, merupakan hasil desain ilustrasi, bisa dijadikan subject.
  • Vector
    Berupa shapes: kotak segitiga lingkaran garis dan bulb (kurva tertutup), bisa dijadikan background,subject.
  • Ikon
    Bentuk mini visual dari logo, symbol atau lambing. Bisa dijadikan bullet point.

Image as background:

  1. Pastikan resolusi cukup.
  2. No stretch image.
  3. Perhatikanempty space.

Image as subject:

  1. Untuk foto sebagai subject, edit/remove background.
  2. Hadapkan image ke arah teks konten.
  3. Image & teks saling melengkapi, contoh: image kiri-teks kanan.

Icon as bullet point:

  1. Cari ikon dengan keywords.
  2. Gunakan style ikon yang identik.
  3. Pastikan ukuran ikon sama.

Beberapa website untuk mengambil foto:

  1. unsplash.com,
  2. pixabay.com,
  3. pexels.com.

Karya Tulis Ilmiah

Berikut di bawah ini adalah materi-materi yang sangat bermanfaat yang disampaikan oleh pemateri Kak Firman Hidayat, mahasiswa aktif Universitas Airlangga dari Fakultas Sains dan Teknologi.

  • Definisi Karya Tulis Ilmiah (KTI)
    Karya Tulis Ilmiah (KTI) merupakan hasil karya yang diperoleh dari kegiatan menulis dengan menerapkan konvensi ilmiah. Ditulis secara sistematis, baku, dan dapat menghadirkan solusi atas permasalahan.

Aspek yang dibutuhkan dalam menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI)

  1. Reading
    Banyak membaca jurnal, kebijakan, dan lain sebagainya
  2. Writing
    Meningkatkan kemampuan kepenulisan seperti sesuai dengan KBBI
  3. Public Speaking
    Ketika masuk ke dalam tahap lolos final, akan ada tahap menyampaikan gagasan telah dibuat sehingga dapat menarik dari dewan jurinya.
  4. Teamwork
    Dari lingkup kecil seperti membuat kelompok kecil, dapat mengetahui cara memimpin suatu tim atau cara memimpin suatu organisasi dan sebagainya.
  5. Complex Problem Solving
    Tentang bagaimana cara menyelesaikan suatu permasalahan sudah dibuat di rumusan masalah.

Karakteristik Karya Tulis Ilmiah (KTI)

  1. Studi literatur, studi lapangan, dan studi laboratorium
  2. Tersusun atas 5 BAB
  3. Biasannya 20 halaman
  4. Isinya lebih kompleks
  5. Terkandung sebanyak 70% fakta seperti hasil-hasil penelitian baik dari penelitian yang terdahulu yang digunakan sebagai rujukan & sebanyak 30% opini seperti pendapat-pendapat dari penulisnya namun harus diikuti dengan hasil penelitian atau sitasi ilmiah.

Alasan menulis Karya Tulis Ilmiah

  1. Implementasi ilmu
    Dimana implementasi ilmu itu sangat penting, salah satu caranya dari menulis karya tulis ilmiah.
  2. Mengasah kemampuan menulis dan berpikir kritis
    Selain KTI, bisa diimplementasikan untuk PKM.
  3. Ajang pemanasan sebelum skripsi
  4. Membanggakan orang terdekat dan Almamater
  5. Mahasiswa Berprestasi (bonus)

Tahapan Lomba KTI

  1. Pembuatan dan submit abstrak.
  2. Pengumuman lolos abstrak dan submit full paper.
  3. Pengumuman lolos finalis 5/10/15/20 besar.
  4. Technical meeting
  5. Grand finalis (Presentasi dan field trip atau jalan-jalan).

Tips mencari ide/gagasan

  1. Banyak membaca
    Menggunakan mode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). Ketika mencari sumber referensi dicari kekurangan dari sumber referensi tersebut kemudian buat versi baru yaitu versi yang telah dimodifikasi. Maka dari itu banyak membaca.
  2. Banyak diskusi
    Selain dari banyak membaca, banyaklah berdiskusi dengan orang yang jauh lebih berpengalaman seperti dosen.
  3. Amati kondisi sekitar
    Kemungkinan dari kondisi sekitar mendapatkan suatu permasalah butuh solusi.
  4. Mencari masalah
  5. Langsung dicatat
    Agar tidak lupa saat telah terpikirkan suatu ide atau gagasan.

Kriteria ide yang baik

  1. Menjawab permasalahan
    Ketika punya ide, pastikan ide tersebut sifatnya solutif yang berarti dapat menyelesaikan suatu permasalahan.
  2. Autentik
    Terkait orisinalitas.
  3. Mengangkat isu terkini
  4. Relevan dengan disiplin ilmu
  5. Kebutuhan Indonesia dan Dunia
    Disini, dilihat lagi tujuan Indonesia yaitu mewujudkan Indonesia emas 2045 atau kebutuhan Dunia seperti SDGS 2030 cari hal-hal yang relevan dengan itu.
  6. Design Thinking
    Berfokus pada kebutuhan user. Awalnya, mencari permasalahan yang ada di lapangan sampai dapat membuat prototipr dan juga tes. Beberapa diantaranya yaitu;
    Empathize
    Define
    Ideate
    Prototype
    Test

Aspek Pembuatan Judul

  1. Masalah yang diangkat
  2. Tujuan
  3. Solusi

Abstrak

  1. Latar belakang; memuat masalah, fakta menarik, data, dan argument penulis.
  2. Fakta berupa potensi yang akan dijadikan untuk menyelesaikan masalah.
  3. Inisiatif penulis berupa solusi penjelasan dari inovasi yang akan dibuat. 
  4. Tujuan penelitian, dibuat narasi.
  5. Metode penelitian.
  6. Hasil penelitian/ hasil yang diharapkan.
  7. Kata kunci
  8. Harus alfabetis, disesuaikan urut abjad contohnya Baterai, Jangka.
  9. Cukup 3 kata kunci, jangan lebih dari 5 kata kunci.

Konten Bab 1 Pendahuluan

1.1. Latar Belakang
Terdiri 2-2,5 halaman

1.2. Rumusan masalah

1.3. Tujuan penelitian
Menjawab rumusan masalah, jikalau terdapat 3 rumusan masalah, maka tujuan penelitian juga terdiri dari 3 tujuan penelitian.

1.4. Manfaat peneliltian
Biasanya ada 2 yaitu;

  1. Manfaat secara teoritis yaitu untuk pengembangan selanjutnya.
  2. Manfaat secara praktis yaitu bagaimana bentuk praktis yang akan diimplementasikan seperti apa.

1.5. Batasan Masalah (Opsional)

Konten Bab II Tinjauan Pustaka
Disesuaikan dengan topik yang diangkat.

 2.1 Topik

 2.2 Topik

Konten Bab III Metode Penelitian

3.1. Tempat dan Waktu Penelitian, mulai dari studi literatur.

3.2. Metode Penelitian

3.3. Alat dan Bahan

3.4. Cara Kerja

3.5. Teknik Analisis Data

3.6. Visualisasi Program
Disesuaikan dengan jenis KTI yang dibuat, contoh KTI tentang alat alangkah lebih baik dibuat desain alatnya.

Konten Bab IV

4.1 Penyajian Data

4.2 Analisis Data

4.3 Konsep Penta Helix Model

Konten Bab V

5.1. Kesimpulan
Menjawab tujuan penelitian, jikalau ada 3 tujuan penelitian maka kesimpulan juga ada 3 kesimpulan.

5.2. Saran (opsional)

Referensi Jurnal

  1. Google Scholar
  2. Science Direct
  3. ResearchGate
  4. Sage Journal
  5. Citeseer

Tips & Trik Menulis KTI

  1. Mencari topik yang dikuasai
  2. Susun time planning
  3. Taat panduan lomba
  4. Minta proof reading, tujuannya untuk mengoreksi karya apakah sudah pantas untuk dibaca orang.

Tips Membuat tim

  1. Keinginan belajar tinggi
  2. Saling melengkapi
  3. Memiliki tujuan sefrekuensi
  4. Memiliki komitmen yang kuat
  5. Latar belakang keilmuan yang berbeda

Fighting Formula ketika berkompetisi

  1. Luruskan niat
  2. Sempurnakan proses
  3. Jangan cemaskan hasil

Penulis : Elly Rachmawati

Share Media Sosmed

Pilihan Kategori

Name Link
Form permohonan peliputan, publikasi dan penerbitan
Panduan Prosedur Peliputan
Panduan Penulisan Artikel

Pastikan karya kamu sesuai panduan yang ada ya voks, tetap semangat!