Prosedur Pembuatan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Nilon Termoplastik yang Estetik Dengan Kasus Gigi Berdesakan Anterior

Prosedur Pembuatan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Nilon Termoplastik yang Estetik Dengan Kasus Gigi Berdesakan Anterior_dokumen istimewa

VOKASI NEWS – Prosedur pembuatan gigi tiruan sebagian lepasan berbahan nilon termoplastik pada kasus gigi berdesakan anterior untuk hasil estetik dan fungsional.

Kasus kehilangan gigi anterior yang disertai kondisi gigi berdesakan memerlukan penanganan prostodontik yang tepat. Selain mengembalikan fungsi kunyah dan bicara, perawatan juga perlu memperhatikan aspek estetika. Salah satu solusi yang banyak digunakan dalam kondisi tersebut adalah pembuatan gigi tiruan sebagian lepasan berbahan nilon termoplastik. Bahan ini dinilai mampu memberikan hasil yang lebih alami tanpa mengurangi kenyamanan pasien.

Gigi berdesakan anterior merupakan kondisi ketika susunan gigi depan tidak sejajar akibat keterbatasan ruang dalam lengkung rahang atau ukuran gigi yang relatif besar. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari pertumbuhan rahang yang tidak seimbang, faktor genetik, kehilangan gigi sulung terlalu dini, hingga kebiasaan oral pada masa kanak-kanak. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada penampilan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kebersihan mulut, peradangan jaringan periodontal, dan peningkatan risiko karies.

Gigi Tiruan Sebagian Lepasan dan Perannya

Gigi tiruan sebagian lepasan merupakan protesa yang dirancang untuk menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang dan dapat dilepas-pasang oleh pasien. Tujuan utama penggunaannya adalah memulihkan fungsi pengunyahan, menjaga keseimbangan oklusi, serta mempertahankan jaringan gigi dan jaringan pendukung yang masih tersisa. Dalam praktik prostodontik, pemilihan desain dan bahan gigi tiruan menjadi faktor penting agar hasil perawatan sesuai dengan kebutuhan klinis pasien.

Pada kasus kehilangan gigi anterior dengan susunan gigi yang berdesakan, gigi tiruan perlu disusun dengan cermat agar tetap terlihat proporsional. Penyusunan gigi dilakukan dengan menyesuaikan lengkung rahang, posisi gigi tetangga, serta hubungan oklusi dengan gigi antagonis. Pendekatan ini bertujuan menjaga keseimbangan fungsi sekaligus mempertahankan tampilan estetik.

Keunggulan Nilon Termoplastik

Nilon termoplastik dikenal sebagai bahan basis gigi tiruan yang fleksibel dan ringan. Bahan ini tidak menggunakan cengkeram logam, sehingga tampilan gigi tiruan terlihat lebih alami. Sifat transparannya memungkinkan warna gingiva tetap terlihat, yang mendukung hasil estetik. Selain itu, nilon termoplastik memiliki ketahanan yang baik terhadap panas dan bahan kimia, serta tidak mudah patah saat digunakan.

Dalam kasus tertentu, bahan ini juga dinilai mampu mengurangi tekanan pada jaringan pendukung gigi tiruan. Karakteristik tersebut menjadikan nilon termoplastik sebagai alternatif yang sesuai untuk pasien yang mengutamakan kenyamanan dan estetika, khususnya pada area anterior.

Tahapan Prosedur Pembuatan

Proses pembuatan gigi tiruan diawali dengan penerimaan model kerja dari dokter gigi. Pada kasus ini, pasien mengalami kehilangan gigi 22 dengan kondisi gigi berdesakan anterior dan termasuk klasifikasi Kennedy kelas IV. Tahap awal meliputi survei model dan block out untuk menentukan desain protesa. Selanjutnya dilakukan perancangan outline gigi tiruan serta desain cengkeram low spur pada gigi penyangga.

[BACA JUGA: Belajar Sistem Kontrol Melalui Simulasi Digital: Departemen Teknik Gelar Pengmas di SMAN 1 Kauman, Tulungagung]

Tahapan berikutnya mencakup pembuatan lempeng basis, galengan gigit, dan duplikasi model. Model kemudian dipasang pada okludator untuk memastikan hubungan rahang yang tepat. Penyusunan anasir gigi dilakukan dengan memperhatikan inklinasi, kontak dengan gigi tetangga, serta oklusi dengan gigi antagonis. Setelah proses contouring, model ditanam dalam thermoflask dan dilakukan proses injeksi bahan nilon termoplastik.

Tahap akhir meliputi finishing dan polishing untuk menghaluskan permukaan serta menghilangkan sisa bahan. Proses ini bertujuan memastikan gigi tiruan aman, nyaman digunakan, dan memenuhi standar estetika.

***

Penulis: Nouval Maulana Rizki

Editor: Fatikah Rachmadianty