VOKASI NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar Airlangga Education Expo (AEE) pada 23–25 Januari 2026 di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C, Universitas Airlangga.
Pameran pendidikan tahunan ini menjadi ajang bagi siswa SMA/SMK sederajat untuk memperoleh informasi seputar fakultas, program studi, jalur penerimaan mahasiswa baru, hingga peluang Golden Ticket. Melalui rangkaian booth fakultas, sesi informasi, dan talkshow, AEE menghadirkan gambaran komprehensif mengenai kehidupan akademik di Universitas Airlangga. Kegiatan ini menjadi ruang interaksi langsung antara calon mahasiswa dan civitas akademika.
Di antara berbagai fakultas yang berpartisipasi, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga tampil menonjol dengan konsep booth yang inovatif dan berbasis karya mahasiswa. Dalam AEE tahun ini, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga mencuri perhatian pengunjung. Antusiasme terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi booth selama pameran berlangsung. Keikutsertaan tersebut memperkuat eksistensi pendidikan vokasi dalam ajang tahunan Universitas Airlangga.
Peran Strategi Pendidikan Vokasi
Pada sesi presentasi fakultas, Dekan Fakultas Vokasi, Prof. Dian Yulie Reindrawati, S.Sos., MM., PhD., menegaskan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis di era saat ini. Menurutnya, dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis serta siap terjun langsung ke industri.
Selain itu, pernyataan tersebut menegaskan urgensi pendidikan terapan sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia industri. Oleh sebab itu, pendidikan vokasi diposisikan sebagai solusi dalam menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Inovasi Booth Berbasis Karya Mahasiswa
Komitmen tersebut tercermin jelas dalam booth Fakultas Vokasi pada AEE. Seluruh konsep dan penataan booth ditangani langsung oleh tim Humas dan Informasi Fakultas Vokasi. Booth ini menampilkan beragam karya inovatif hasil mahasiswa dari berbagai program studi vokasi. Booth menampilkan beragam karya inovatif hasil mahasiswa dari berbagai program studi vokasi. Setiap karya menunjukkan implementasi pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan selama perkuliahan.
Salah satunya adalah teknologi virtual reality (VR) yang diperkenalkan oleh Program Studi D-IV Manajemen Perkantoran Digital sebagai gambaran penerapan teknologi dalam dunia administrasi modern. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat robot hasil karya mahasiswa Program Studi D-IV Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol, yang menunjukkan kemampuan terapan dalam bidang rekayasa dan otomasi.
Tidak kalah menarik, Program Studi Teknologi Kesehatan Gigi memamerkan retainer buatan mahasiswa sebagai contoh konkret keterampilan klinis yang diajarkan selama perkuliahan. Berbagai karya lain dari program studi di vokasi turut melengkapi pameran, memperlihatkan keragaman dan kekuatan pendidikan terapan di Universitas Airlangga.
Apresiasi dan Capaian
Kreativitas dan inovasi yang ditampilkan membuahkan hasil positif. Booth Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dinobatkan sebagai booth terinovatif dalam ajang AEE tahun ini. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu bersaing dan tampil unggul dalam menghadirkan konsep edukatif yang menarik serta relevan dengan kebutuhan zaman. Capaian ini memperkuat citra Fakultas Vokasi sebagai pusat pendidikan terapan yang adaptif dan inovatif.
Partisipasi Fakultas Vokasi dalam AEE 2026 menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan terapan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui inovasi yang ditampilkan, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menunjukkan kesiapan dalam mencetak lulusan kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
[BACA JUGA: D4 Manajemen Perkantoran Digital Perkuat Kerja Sama Internasional melalui ICAE bersama UiTM Melaka]
***
Penulis: Tim Vokasi Branding



