VOKASI NEWS – Mochammad Reizza Al Ariyah, M.Sosio, dosen Program Studi D4 Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, menjadi narasumber dalam program Beranda Asta Cita Pro 1 RRI Surabaya, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya publikasi akademik sekaligus kontribusi dosen dalam menyampaikan wawasan kepada masyarakat luas.
Dalam dialog tersebut, pembahasan difokuskan pada perkembangan sektor pariwisata yang membuka peluang besar bagi kewirausahaan berbasis wisata. Pertumbuhan jumlah wisatawan mendorong lahirnya berbagai inovasi usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada penciptaan pengalaman yang bernilai.
Konsep Business and Leisure dalam Pariwisata
Konsep Business and Leisure menjadi salah satu poin utama yang disampaikan dalam dialog tersebut. Pendekatan ini menekankan pentingnya menggabungkan aspek bisnis dengan kenyamanan wisatawan agar tercipta pengalaman yang berkesan.
“Pariwisata hari ini menuntut pelaku usaha memadukan aspek bisnis dengan leisure, agar wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga ingin kembali,” ujar Mochammad Reizza Al Ariyah.
Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan daya saing usaha pariwisata di tengah perubahan tren yang semakin dinamis. Integrasi antara layanan berkualitas dan pengalaman wisata juga menjadi faktor penting dalam mempertahankan minat wisatawan.
Peluang Kewirausahaan dan Peran Generasi Muda
Perkembangan pariwisata di Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi peluang usaha kreatif. Ragam destinasi, mulai dari wisata alam hingga budaya, memberikan ruang bagi inovasi yang berkelanjutan.
Pemanfaatan teknologi digital serta keterlibatan masyarakat lokal menjadi faktor pendukung dalam pengembangan kewirausahaan berbasis pariwisata. Generasi muda juga memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi melalui kreativitas dan pemahaman terhadap tren.
Kewirausahaan di sektor ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan pelestarian budaya. Hal ini menjadi nilai tambah dalam menciptakan usaha yang berdampak luas.
Mendorong Pariwisata Berkelanjutan
Keseimbangan antara keuntungan bisnis dan kelestarian destinasi wisata menjadi perhatian dalam pengembangan sektor pariwisata. Pelayanan yang berkualitas serta pengalaman yang berkesan dinilai menjadi kunci keberhasilan usaha.
Kegiatan dialog di RRI Surabaya ini menunjukkan peran aktif dosen vokasi dalam menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat. Kontribusi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan pariwisata yang inovatif, adaptif, serta berkelanjutan di Indonesia.
[BACA JUGA: Mahasiswi D4 Manajemen Perkantoran Digital Manfaatkan TikTok Affiliate untuk Dorong Penjualan UMKM Lokal]
***
Penulis: Tim Vokasi Branding



