VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan edukasi sediaan obat setengah padat pada Sabtu (2/5/2026) di Rumah Dinas TNI AL Wonosari Blok C.61, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai jenis, fungsi, dan cara penggunaan sediaan obat setengah padat secara tepat dan aman.
Pentingnya Memahami Sediaan Obat Setengah Padat
Sediaan obat setengah padat merupakan salah satu bentuk obat yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis sediaan ini meliputi salep, krim, gel, pasta, dan plester obat yang digunakan secara topikal atau dioleskan pada permukaan kulit.
Namun demikian, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan fungsi, karakteristik, maupun cara penggunaan setiap sediaan. Akibatnya, penggunaan obat sering kali tidak sesuai dengan kondisi yang dialami. Kondisi tersebut dapat mengurangi efektivitas terapi dan menghambat proses penyembuhan.
Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan mengenai sediaan obat setengah padat menjadi langkah penting untuk mendukung penggunaan obat yang aman dan rasional.
Gambaran Pengetahuan Peserta Sebelum Edukasi
Sebagai bagian dari kegiatan edukasi, sebanyak 30 peserta mengikuti pre-test yang terdiri atas 28 pertanyaan mengenai jenis, fungsi, dan cara penggunaan sediaan obat setengah padat.
Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata peserta sebesar 15,2 dari total 28 poin. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pemahaman peserta mengenai penggunaan salep, krim, dan gel masih perlu ditingkatkan. Selain itu, beberapa peserta masih mengalami kesulitan dalam membedakan fungsi masing-masing sediaan obat.
Edukasi Sediaan Obat Setengah Padat Meningkatkan Pemahaman Peserta
Materi edukasi disampaikan melalui metode ceramah dan diskusi interaktif. Selain itu, tim mahasiswa memanfaatkan leaflet, e-magazine, dan papan edukasi obat sebagai media pembelajaran. Penggunaan berbagai media tersebut membantu peserta memahami materi secara lebih mudah dan menarik.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta kembali mengikuti post-test menggunakan soal yang sama. Hasil evaluasi menunjukkan nilai rata-rata meningkat menjadi 24,1 dari total 28 poin.
Dengan demikian, terjadi peningkatan pemahaman sebesar 58,6 persen dibandingkan sebelum edukasi dilaksanakan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peserta semakin memahami perbedaan berbagai jenis sediaan obat setengah padat, manfaat masing-masing sediaan, serta cara penggunaannya yang tepat sesuai kondisi kulit.
Edukasi Kesehatan Memberikan Dampak Positif
Perbedaan hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa edukasi kesehatan masih menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Selain itu, penyampaian materi yang sederhana dan didukung media edukasi yang menarik membantu peserta memahami informasi dengan lebih baik.
Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi sediaan obat setengah padat dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Dengan pengetahuan yang lebih baik, penggunaan obat topikal diharapkan menjadi lebih tepat, aman, dan efektif sehingga manfaat terapi dapat diperoleh secara optimal.
[BACA JUGA: Kenali Obat Oles dengan Tepat]
Penulis : Aila Nazuroh, Afriza Labib, Bagas Bimantara, Chelsea Artika, Defri Mahindra, Fhika Kumaladina, Melly Syifa, Zakiyah Muqimassholah (Kelompok 2 GR-2C)
Pembimbing: Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp. Kep. M. B.
Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)



