Menembus Batas Digital dan Bahasa Lewat Edukasi Mobile JKN di Desa Prambangan

VOKASI NEWS – Perkembangan teknologi digital menghadirkan kemudahan dalam berbagai sektor, termasuk pelayanan kesehatan. Salah satu inovasi yang mendukung kemudahan tersebut ialah aplikasi Mobile JKN. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara mandiri. Namun, pemahaman mengenai penggunaan teknologi tersebut masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.

Untuk meningkatkan literasi kesehatan digital, tiga mahasiswi Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Edukasi Mobile JKN untuk Masyarakat

Bertajuk “Taking Order by Phone: Memesan Antrean Kesehatan Online dengan Mobile JKN”, kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 11 April 2026. Lokasi pelaksanaan berada di Balai Pertemuan Desa Prambangan, Jalan Mayjend Soengkono No. 2A, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan Cahyani Nur Aeni, Nadia Putri Prismawan, dan Intan Luthfiah Putri. Ketiga mahasiswi tersebut tergabung dalam Kelompok 7 mata kuliah Bahasa Inggris Keperawatan. Adapun peserta yang mengikuti sosialisasi berjumlah tujuh orang dan seluruhnya merupakan ibu rumah tangga setempat.

Pada kegiatan tersebut, materi yang diberikan mencakup pengenalan fitur Mobile JKN. Selain itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai tata cara pendaftaran antrean fasilitas kesehatan secara daring. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung menggunakan aplikasi melalui telepon pintar masing-masing peserta.

Sepanjang kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Berbagai pertanyaan mengenai penggunaan aplikasi maupun kendala teknis disampaikan dalam sesi diskusi. Oleh karena itu, suasana sosialisasi berlangsung semakin interaktif dan komunikatif.

“Edukasi ini bukan sekadar memberikan tutorial teknologi, tetapi tentang bagaimana membangun rasa percaya diri para ibu agar tidak gagap teknologi saat mengakses layanan kesehatan secara mandiri untuk keluarga,” ujar salah satu pemateri.

Pendekatan Bilingual yang Inovatif

Menariknya, kegiatan ini menggunakan metode bilingual dalam penyampaian materi. Tidak hanya menggunakan Bahasa Indonesia, penyampaian materi juga disertai pengenalan istilah sederhana dalam Bahasa Inggris yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan digital.

Selama sosialisasi berlangsung, peserta diperkenalkan pada istilah seperti taking order by phone, booking system, dan beberapa kosakata dasar lainnya. Istilah-istilah tersebut umum digunakan dalam komunikasi pelayanan kesehatan. Di sisi lain, pendekatan bilingual menjadi bagian dari implementasi pembelajaran pada mata kuliah Bahasa Inggris Keperawatan.

Agar lebih mudah dipahami, materi disampaikan secara sederhana dan komunikatif. Dengan demikian, peserta dapat memahami istilah asing tanpa mengalami kesulitan. Selain itu, suasana belajar yang santai turut meningkatkan partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung.

Dampak bagi Literasi Kesehatan Digital

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, peningkatan literasi digital ditunjukkan dapat dilakukan melalui pendekatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan Mobile JKN diharapkan mampu membantu masyarakat menghemat waktu. Selain itu, layanan kesehatan juga dapat diakses secara lebih efektif.

Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN. Lebih dari itu, peserta juga mendapatkan pengalaman baru dalam mengenal istilah kesehatan berbahasa Inggris yang relevan dengan perkembangan pelayanan kesehatan modern.

Pada akhirnya, kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan teknologi. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan kepercayaan diri masyarakat dalam menghadapi transformasi digital. Dengan demikian, langkah sederhana yang dilakukan di Desa Prambangan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung literasi kesehatan digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Sumber: Informasi kegiatan berdasarkan dokumentasi pelaksanaan pengabdian masyarakat Kelompok 7 Mata Kuliah Bahasa Inggris Keperawatan, Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, 11 April 2026.

[BACA JUGA: Tim Ksatria Airlangga Raih Bronze Medal DIGITEX 2026, Bawa Inovasi Kearsipan Inklusif ke Malaysia]

Penulis : Cahyani Nur Aeni, Nadia Putri Prismawan, Intan Luthfiah Putri

Pembimbing : Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S.Kep., Ns., M.Kep. Sp. Kep.MB

Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)