Bijak Memilih Sediaan Obat Padat agar Penggunaan Obat Lebih Tepat

Edukasi penggunaan obat padat oleh mahasiswa D-III Keperawatan Fakultas Vokasi UNAIR

VOKASI NEWS – Tablet, kapsul, kaplet, hingga serbuk merupakan sediaan obat padat yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan fungsi, karakteristik, maupun cara penggunaan setiap bentuk sediaan tersebut. Padahal, pemahaman yang baik dapat membantu mencegah kesalahan penggunaan obat sekaligus mendukung pengobatan yang aman dan rasional.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menggelar edukasi kesehatan mengenai sediaan obat padat kepada warga Wonosari Kidul V, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di bawah bimbingan Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.M.B. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai jenis, fungsi, karakteristik, serta cara penggunaan sediaan obat padat secara tepat.

Mengenal Berbagai Jenis Sediaan Obat Padat

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai sediaan obat padat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian peserta masih kesulitan membedakan berbagai jenis sediaan obat beserta fungsi dan karakteristiknya. Selain itu, beberapa peserta juga belum memahami cara penggunaan setiap bentuk sediaan secara tepat.

Berdasarkan hasil tersebut, tim mahasiswa menyampaikan materi menggunakan metode visual dan interaktif. Berbagai contoh sediaan obat ditampilkan secara langsung sehingga peserta dapat mengamati bentuk dan karakteristik masing-masing obat. Pendekatan tersebut membantu peserta memahami materi dengan lebih mudah dibandingkan hanya melalui penjelasan secara lisan.

Materi yang disampaikan meliputi berbagai jenis sediaan obat padat, fungsi setiap bentuk sediaan, karakteristik yang membedakan masing-masing obat, serta cara penggunaannya. Melalui pembelajaran tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mengenali contoh obat yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme Peserta Selama Edukasi

Suasana edukasi berlangsung aktif sejak awal kegiatan. Warga menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan obat yang sering tersedia di rumah. Diskusi kemudian berkembang pada perbedaan fungsi setiap bentuk sediaan, termasuk cara penggunaan dan penyimpanan obat yang benar.

Interaksi dua arah membuat peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selain memperoleh penjelasan dari pemateri, peserta juga dapat mengklarifikasi berbagai informasi mengenai penggunaan obat yang sebelumnya masih membingungkan.

Pengetahuan Masyarakat Meningkat

Setelah seluruh materi selesai disampaikan, peserta kembali mengerjakan post-test sebagai bentuk evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan. Peserta yang sebelumnya belum memahami berbagai jenis sediaan obat kini lebih mampu mengenali karakteristik setiap bentuk obat serta mengetahui cara penggunaannya dengan benar.

Peningkatan hasil post-test menunjukkan bahwa metode edukasi visual dan interaktif efektif meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan sediaan obat padat. Temuan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya penyampaian edukasi kesehatan melalui media yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Mendorong Penggunaan Obat yang Aman dan Rasional

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh ketika memilih, menggunakan, dan menyimpan obat di rumah. Dengan demikian, risiko kesalahan penggunaan obat dapat diminimalkan, sementara keselamatan dalam pengobatan mandiri dapat terus ditingkatkan.

Sebagai penutup, tim mahasiswa juga melaksanakan pemeriksaan tekanan darah bagi warga yang hadir. Kegiatan ini mendapat sambutan positif karena peserta tidak hanya memperoleh edukasi kesehatan, tetapi juga mengetahui kondisi tekanan darah mereka. Melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan sederhana tersebut, mahasiswa D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional.

[BACA JUGA: UNAIR Vocational Nursing Students Promote Eye Health Education]

Penulis: Zakkiya Akhtar Anandhavardhini

Editor: Cheiza Xaviera (Tim Branding Vokasi)