Kenali Bentuk Sediaan Obat, Tingkatkan Penggunaan Obat yang Tepat di Masyarakat

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar edukasi mengenai bentuk sediaan obat di Balai Desa Randuagung pada Minggu (27/4/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat agar mampu menggunakan obat secara tepat, aman, dan rasional.

Sebanyak 18 warga mengikuti kegiatan tersebut. Peserta memperoleh penjelasan mengenai berbagai bentuk sediaan obat yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Materi juga mencakup cara penggunaan dan penyimpanan obat yang benar.

Masyarakat Diajak Mengenal Beragam Bentuk Sediaan Obat

Tim mahasiswa memperkenalkan berbagai bentuk sediaan obat padat. Materi meliputi tablet, kapsul, pil, serbuk, pulvis, pulveres, granul, kaplet, pastiles, lozenges, ovula, dan supositoria.

Peserta mempelajari karakteristik setiap sediaan obat. Mereka juga dikenalkan pada kelebihan, kekurangan, dan cara penggunaan masing-masing bentuk obat.

Selain itu, mahasiswa menjelaskan pentingnya memilih bentuk sediaan yang sesuai dengan kebutuhan terapi. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu masyarakat menghindari kesalahan penggunaan obat.

Media Visual Permudah Pemahaman Peserta

Penyampaian materi didukung dengan booklet dan papan edukasi obat. Media visual tersebut membantu peserta mengenali bentuk sediaan obat secara lebih mudah.

Tim juga menjelaskan cara menyimpan obat agar kualitasnya tetap terjaga. Peserta diingatkan untuk selalu memperhatikan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan obat.

Edukasi Berlangsung Interaktif

Kegiatan berlangsung melalui ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab. Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Berbagai pertanyaan disampaikan selama diskusi. Peserta ingin mengetahui perbedaan tablet dan kapsul, penggunaan obat serbuk pada anak, serta cara menyimpan obat di rumah.

Untuk mengukur efektivitas edukasi, tim melaksanakan pre-test sebelum penyampaian materi. Setelah kegiatan selesai, peserta mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai bentuk sediaan obat. Temuan tersebut menunjukkan bahwa edukasi berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat.

Dorong Penggunaan Obat yang Lebih Rasional

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengenali bentuk sediaan obat sebelum menggunakannya. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Masyarakat juga diharapkan mampu membagikan informasi yang diperoleh kepada anggota keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, penggunaan obat yang aman, tepat, dan bertanggung jawab dapat terus ditingkatkan.

[BACA JUGA: Dari Ruang Kelas ke Masyarakat: Mahasiswa D-III Keperawatan UNAIR Hadirkan Dampak Nyata]

Penulis: Melyssa Aprilia Utami

Pembimbing: Hafna Ilmy Muhalla

Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)