Inovasi AIR™ Recon Deep Learning untuk Mengoptimalkan Kualitas Citra MRI Lumbal

Inovasi AIR™ Recon Deep Learning untuk Mengoptimalkan Kualitas Citra MRI Lumbal

VOKASI NEWS – Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan modalitas pencitraan yang menjadi pilihan utama dalam mengevaluasi kelainan tulang belakang. Salah satu kelainan yang sering dinilai menggunakan MRI adalah Hernia Nukleus Pulposus (HNP). MRI mampu menampilkan diskus intervertebralis, medula spinalis, dan cairan serebrospinal (CSF) dengan kontras jaringan lunak yang sangat baik. Selain itu, pemeriksaan ini dapat dilakukan tanpa menggunakan radiasi pengion. Namun, pemeriksaan MRI masih menghadapi kendala berupa waktu akuisisi yang relatif lama serta munculnya noise yang dapat menurunkan kualitas citra.

Mengenal AIR™ Recon DL

AIR™ Recon DL (Deep Learning Reconstruction) merupakan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang menggunakan algoritma deep learning untuk merekonstruksi citra MRI dari raw data. Teknologi ini dikembangkan oleh GE HealthCare untuk meningkatkan kualitas citra hasil pemeriksaan MRI. Teknologi ini mampu mengurangi noise dan meningkatkan ketajaman citra. Selain itu, detail anatomi tetap dapat dipertahankan sehingga menghasilkan kualitas citra yang lebih optimal. AIR™ Recon DL memiliki tiga strength level, yaitu Low, Medium, dan High. Low mempertahankan tekstur anatomi alami, Medium memberikan keseimbangan antara reduksi noise dan ketajaman citra, sedangkan High menghasilkan noise paling rendah.

Evaluasi Kuantitatif Kualitas Citra

Evaluasi kuantitatif kualitas citra dilakukan menggunakan tiga parameter, yaitu Signal-to-Noise Ratio (SNR), Contrast-to-Noise Ratio (CNR), dan resolusi spasial (MTF50). Pengukuran SNR dan CNR dilakukan menggunakan perangkat lunak RadiAnt DICOM Viewer dengan metode Region of Interest (ROI) pada struktur anatomi yang telah ditentukan. Sementara itu, pengukuran resolusi spasial dilakukan menggunakan ImageJ melalui analisis Modulation Transfer Function (MTF50). Kedua metode tersebut digunakan untuk menilai kualitas citra secara kuantitatif. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa nilai SNR dan CNR meningkat secara signifikan seiring peningkatan AIR™ Recon DL strength level (p < 0,05), dengan nilai tertinggi diperoleh pada level High. Sementara itu, hasil pengukuran MTF50 juga menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya peningkatan kualitas citra seiring kenaikan strength level pada penggunaan AIR™ Recon DL.

AIR™ Recon DL merupakan teknologi deep learning reconstruction yang mampu meningkatkan kualitas citra MRI lumbal melalui peningkatan SNR, CNR, dan resolusi spasial. Dengan kualitas citra yang lebih baik, teknologi ini berpotensi mendukung diagnosis yang lebih akurat serta meningkatkan efektivitas pemeriksaan MRI pada pasien Hernia Nukleus Pulposus (HNP).

[BACA JUGA: Otot Core Dukung Keseimbangan Dinamis Atlet Bulutangkis]

Penulis: Sarah Fauziyah Az-Zahra

Pembimbing: Muhaimin dan Eunike Serfina Fajarinin

Editor: Aghnia Faiza (Tim Branding Vokasi)