Sentuhan Edukasi untuk Awal Kehidupan: Mahasiswa D-III Keperawatan UNAIR Berikan Pendidikan Kesehatan Perlekatan Menyusui di RS Ibnu Sina Gresik

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan mengenai perlekatan menyusui yang benar di RS Ibnu Sina Gresik. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu nifas sebagai bagian dari praktik klinik keperawatan maternitas. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan ibu dalam memberikan Air Susu Ibu (ASI) secara optimal kepada bayinya.

Pentingnya Perlekatan Menyusui yang Tepat

Perlekatan menyusui yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses menyusui. Posisi dan perlekatan yang benar membantu bayi memperoleh ASI secara maksimal. Selain itu, teknik yang tepat juga mencegah berbagai permasalahan yang sering dialami ibu. Beberapa masalah tersebut meliputi puting lecet, nyeri saat menyusui, hingga produksi ASI yang kurang optimal akibat hisapan bayi yang tidak efektif.

Edukasi Langsung dan Pendampingan Praktik

Melalui kegiatan ini, mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Airlangga memberikan penjelasan secara langsung kepada ibu. Materi yang disampaikan meliputi manfaat ASI eksklusif, tanda-tanda perlekatan menyusui yang benar, serta posisi menyusui yang nyaman. Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila ibu mengalami kesulitan saat menyusui. Tidak hanya menyampaikan materi, mahasiswa juga mendampingi ibu untuk mempraktikkan teknik perlekatan yang tepat. Pendampingan ini dilakukan dengan bimbingan tenaga kesehatan di ruang perawatan.

Suasana Edukasi yang Komunikatif

Edukasi dilakukan menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga ibu merasa lebih percaya diri dalam menyusui bayinya. Suasana yang komunikatif dan interaktif memungkinkan para ibu untuk menyampaikan berbagai pertanyaan maupun pengalaman selama proses menyusui. Dengan pendekatan ini, pemahaman ibu diharapkan meningkat. Di sisi lain, kekhawatiran ibu pun dapat berkurang, khususnya bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan.

Antusiasme Peserta dan Dampak Kegiatan

Kegiatan pendidikan kesehatan ini mendapatkan respons positif dari para ibu maupun tenaga kesehatan di RS Ibnu Sina Gresik. Para peserta menunjukkan antusiasme selama sesi berlangsung. Mereka juga aktif mengikuti demonstrasi teknik perlekatan menyusui. Melalui edukasi ini, ibu diharapkan mampu menerapkan teknik menyusui yang benar secara mandiri. Dengan begitu, proses pemberian ASI dapat menjadi lebih nyaman, efektif, dan berkelanjutan.

Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa

Bagi mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Airlangga, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengaplikasikan ilmu keperawatan secara langsung kepada masyarakat. Selain mengasah keterampilan komunikasi terapeutik, mahasiswa juga belajar memberikan edukasi kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan pasien. Kolaborasi bersama tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit turut menjadi bagian penting dari pembelajaran ini.

Melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan, upaya promosi kesehatan mengenai pentingnya perlekatan menyusui diharapkan dapat terus ditingkatkan. Edukasi yang diberikan sejak dini menjadi salah satu langkah preventif untuk mendukung keberhasilan program ASI eksklusif. Langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, serta mewujudkan generasi yang lebih sehat di masa mendatang.

Dengan demikian, kegiatan ini mencerminkan komitmen mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Airlangga dalam menjalankan peran sebagai calon tenaga kesehatan. Peran tersebut tidak hanya memberikan asuhan keperawatan, tetapi juga menjadi edukator bagi masyarakat. Melalui kegiatan promotif dan preventif ini, mahasiswa turut berdampak positif bagi kualitas kesehatan ibu dan anak.

[BACA JUGA: Selisih Retur dan Diskon Penjualan Picu Koreksi Pajak pada CV GPS]

Penulis: Anisa Mahti Lestari

Editor: Nadya Tika (Tim Branding Vokasi)