VOKASI NEWS – Pemeriksaan ultrasonografi (USG) merupakan salah satu metode pencitraan medis yang paling banyak digunakan. Metode ini aman karena tidak menggunakan radiasi. Selain itu, USG mampu menampilkan kondisi organ tubuh secara langsung (real-time). Agar hasil pemeriksaan tetap akurat, setiap alat USG harus menjalani pengujian kualitas secara berkala. Salah satu media yang digunakan dalam proses tersebut adalah breast phantom, yaitu objek tiruan yang dibuat menyerupai jaringan payudara manusia.
Selama ini, sebagian besar breast phantom yang digunakan di rumah sakit maupun institusi pendidikan masih merupakan produk impor dengan harga yang relatif mahal. Oleh karena itu, dikembangkan breast phantom berbahan Polyvinyl Chloride Plastisol (PVCP) sebagai alternatif lokal yang lebih ekonomis. Material PVCP dipilih karena memiliki sifat fisik dan akustik yang mendekati jaringan payudara manusia. Material ini juga mudah dibentuk serta memiliki daya tahan yang baik. Dengan demikian, PVCP dapat digunakan secara berulang kali.
Evaluasi Kualitas Citra Breast Phantom Berbasis PVCP
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas citra breast phantom berbasis PVCP pada tiga sistem USG yang berbeda. Penilaian dilakukan melalui beberapa parameter. Parameter tersebut meliputi kemampuan membedakan objek dari latar belakang (Contrast-to-Noise Ratio atau CNR), keseragaman tampilan citra (uniformity), serta kemampuan menampilkan dua objek yang berdekatan (resolusi spasial). Penilaian juga mencakup ketepatan bentuk dan ukuran objek (geometry accuracy).
parameter, yaitu kemampuan membedakan objek dari latar belakang (Contrast-to-Noise Ratio atau CNR), keseragaman tampilan citra (uniformity), kemampuan menampilkan dua objek yang berdekatan (resolusi spasial), serta ketepatan bentuk dan ukuran objek (geometry accuracy).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa breast phantom berbasis PVCP mampu menghasilkan kualitas citra yang baik pada ketiga sistem USG. Kemampuan membedakan target terhadap latar belakang relatif konsisten, sehingga objek di dalam phantom tetap dapat dikenali dengan jelas.
Selain itu, struktur internal phantom juga masih dapat divisualisasikan dengan baik dan memiliki bentuk serta ukuran yang mendekati kondisi sebenarnya berdasarkan hasil pembanding CT Scan. Meskipun terdapat perbedaan tingkat keseragaman citra pada masing-masing sistem USG, secara umum phantom tetap mampu memberikan hasil yang stabil dan representatif.
Breast Phantom Lokal Berpotensi Mendukung Quality Control USG
Temuan ini menunjukkan bahwa breast phantom berbasis PVCP memiliki potensi besar sebagai alternatif phantom lokal untuk mendukung kegiatan quality control, penelitian, dan pembelajaran ultrasonografi di Indonesia. Pengembangan phantom lokal tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Pengembangan tersebut juga membuka peluang terciptanya inovasi teknologi kesehatan yang lebih terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan dalam negeri.
Dengan demikian, pemanfaatan breast phantom berbasis PVCP diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan mutu pelayanan diagnostik. Pemanfaatan tersebut juga diharapkan mendukung pendidikan tenaga kesehatan serta pengembangan penelitian di bidang radiologi dan pencitraan medis.
[BACA JUGA: Strategi Penyelesaian Surat Permintaan Penjelasan Atas Data Atau Keterangan Perpajakan Perusahaan]
***
Penulis: Faradiba Ratu Parasputri
Pembimbing: Prof. Dr. Anggraini Dwi Sensusiati, dr., Sp.Rad., Subsp. NKL(K) dan Fira Khadijah, S.Tr.Kes., M.Biomed
Editor: Vioretha (Tim Branding Vokasi)



