VOKASI NEWS – Mahasiswa semester 6 Program Studi D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan (TRP) VOKASI UNAIR mendapat kesempatan menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) Internasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hospital Sultan Abdul Aziz Shah (HSAAS), Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, Malaysia
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung pelayanan radiologi di lingkungan kesehatan internasional. Selama menjalani PKL, mahasiswa tidak hanya mengamati proses pemeriksaan. Mereka juga mempelajari alur pelayanan pasien, penerapan protokol, teknologi pencitraan, serta aspek keselamatan dalam pelayanan radiologi. Pengalaman tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan materi perkuliahan dengan praktik klinis di lapangan.
Mengenal Beragam Modalitas Pencitraan di HSAAS
Selama berada di HSAAS UPM, mahasiswa berkesempatan mengamati berbagai pemeriksaan dengan modalitas pencitraan medis. Modalitas tersebut meliputi X-Ray, Computed Tomography (CT), Magnetic Resonance Imaging (MRI), Ultrasound, Angiography, Bone Densitometry (DEXA), SPECT CT, PET Scan, Fluoroskopi, dan Mammography.
Pada pemeriksaan CT dengan media kontras, mahasiswa mempelajari sejumlah tahapan yang perlu diperhatikan sebelum pemeriksaan dilakukan. Tahapan tersebut mencakup persiapan pasien, verifikasi informasi klinis, pemeriksaan fungsi ginjal, pemasangan akses intravena, hingga pemilihan protokol dan fase kontras sesuai indikasi pemeriksaan.
Informasi klinis pasien menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan protokol pemeriksaan. Pengalaman tersebut membuat mahasiswa melihat secara langsung bagaimana ketelitian dibutuhkan dalam setiap tahapan pelayanan radiologi.
Merasakan Perbedaan Pelayanan Radiologi
Pengalaman menjalani PKL di lingkungan internasional memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai sistem kerja dan pelayanan pasien. “Pengalaman di HSAAS UPM memberikan pandangan baru bagi saya mengenai aspek pelayanan selama di rumah sakit. Hal ini cukup berbeda dengan yang biasa saya temui di Indonesia, terutama dalam hal SOP kerja, alur pelayanan pasien, komunikasi dengan pasien, dan beberapa modalitas yang digunakan,” ujar Manuella Eka Adventia, mahasiswa peserta PKL Internasional Program Studi D-IV TRP VOKASI UNAIR.
Hal serupa dirasakan Azka yang menilai ketelitian menjadi salah satu hal penting dalam pelayanan radiologi, terutama ketika menentukan protokol pemeriksaan. “Selama PKL di HSAAS UPM, saya belajar bahwa ketelitian menjadi salah satu hal penting yang harus dicek berulang kali, misalnya dalam memilih protokol pemeriksaan. Pengalaman ini memberikan dampak yang sangat positif bagi saya, terutama sebagai calon radiografer,” ungkap Azka.
Sementara itu, Hazwani, Radiografer HSAAS UPM, menilai pengalaman praktik klinis di lingkungan rumah sakit dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. “Kegiatan clinical internasional ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke lapangan dan menghadapi pasien. Saya harapkan pengalaman yang didapatkan dapat membentuk adik-adik semua menjadi radiografer yang hebat,” kata Hazwani.
BACA JUGA: JEMARI 2026 Tutup Rangkaian, Ajak Generasi Muda Bijak Hadapi Ruang Digital
Belajar dari Teori hingga Praktik Klinis
PKL Internasional menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan berbagai pengetahuan yang telah dipelajari selama perkuliahan. Konsep mengenai parameter pemeriksaan, positioning, penggunaan media kontras, prinsip proteksi radiasi, hingga evaluasi kualitas citra dapat diamati dalam pelayanan klinis.
Pengalaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis. Mahasiswa juga belajar mengenai komunikasi dengan pasien dan tenaga kesehatan di lingkungan kerja yang memiliki budaya pelayanan berbeda.
Perbedaan sistem kerja tersebut mendorong mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus melihat berbagai pendekatan dalam pelayanan radiologi. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa belajar bahwa seorang radiografer tidak hanya dituntut menguasai aspek teknis, tetapi juga harus teliti, bertanggung jawab, komunikatif, dan mengutamakan keselamatan pasien.
Bekal Menuju Profesionalisme Radiografer
Pengalaman PKL di HSAAS UPM turut memperluas wawasan mahasiswa mengenai tuntutan profesi radiografer. Berada di lingkungan pelayanan kesehatan internasional memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan adaptasi, komunikasi, kedisiplinan, dan kerja sama dengan tenaga kesehatan lainnya. Bekal tersebut menjadi penting bagi mahasiswa D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan dalam menghadapi dunia kerja yang terus berkembang. Pengalaman yang diperoleh tidak hanya memperkenalkan mahasiswa pada berbagai teknologi dan pemeriksaan radiologi, tetapi juga memberikan gambaran mengenai pelayanan kesehatan dalam lingkungan internasional.
PKL Internasional di HSAAS UPM menjadi pengalaman bagi mahasiswa TRP VOKASI UNAIR untuk melihat bidang radiologi dari perspektif yang lebih luas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menjadi tenaga radiografer yang profesional.
***
Penulis: Manuella Eka Adventia Kaban
Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)



