VOKASI NEWS – Mahasiswa D4 Teknologi Laboratorium Medik UNAIR menyelesaikan PKL di RS Hermina Bekasi untuk mengasah kompetensi laboratorium dan adaptasi sistem kerja digital.
Mahasiswa program studi D4 Teknologi Laboratorium Medik (TLM) UNAIR sukses menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini dilaksanakan di RS Hermina Bekasi selama 12 minggu. PKL tersebut berlangsung sejak 9 Februari hingga 2 Mei 2026. Program ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu kuliah ke dunia kerja yang sesungguhnya.
Memilih RS Hermina Bekasi sebagai lokasi PKL terbukti menjadi keputusan yang sangat tepat. Rumah sakit ini memiliki reputasi yang sangat baik dengan mobilitas pelayanan yang tinggi, sehingga memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk belajar menghadapi berbagai situasi lapangan secara langsung pada pelayanan kesehatan.
Realisasi Teori Kampus di Berbagai Divisi Laboratorium
Selama hampir tiga bulan, para mahasiswa dirotasi ke berbagai divisi penting, mulai dari Patologi Klinik (PK), Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), Mikrobiologi, hingga Patologi Anatomi. Di sinilah mereka merasakan langsung perbedaan nyata antara praktikum di kampus dengan ritme kerja di rumah sakit.
Di kampus, mahasiswa terbiasa menghadapi sampel buatan untuk latihan dengan jumlah terbatas. Namun, di RS Hermina Bekasi, mereka dituntut adaptif menghadapi sampel nyata dalam jumlah banyak. Berbagai alat otomatisasi laboratorium yang sebelumnya dipelajari secara teori kini dioperasikan secara langsung. Pengalaman ini menunjang efisiensi pelayanan kesehatan.
Sistem Kerja Laboratorium yang Terintegrasi Digital
Hal baru lainnya selama PKL adalah adaptasi dengan sistem kerja laboratorium digital. Mahasiswa TLM UNAIR belajar menggunakan sistem laboratorium yang sudah terintegrasi. Mereka juga memahami peran Laboratory Information System (LIS) dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Kedua sistem tersebut mendukung efisiensi pelayanan di rumah sakit modern.
Penggunaan sistem kode batang (barcode) pada sampel dan otomatisasi data pemeriksaan terbukti memangkas waktu pelayanan dan meminimalisir kesalahan manual (human error). Pengalaman bersentuhan langsung dengan teknologi ini memberikan gambaran nyata mengenai potret ideal tata kelola laboratorium di masa depan.
Melalui PKL di RS Hermina Bekasi ini, pemahaman materi perkuliahan yang selama ini didapatkan menjadi jauh lebih matang dan bermakna. Pengalaman berharga ini menjadi bekal dan langkah awal yang mantap bagi mahasiswa TLM Universitas Airlangga untuk siap bertransformasi menjadi Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) masa depan yang profesional dan kompeten.
[BACA: Praktik Kerja Lapangan sebagai Langkah Awal Profesionalisme Mahasiswa TLM di RSUD Bojonegoro]
Penulis: Jusri Nur Fitriani Asri
Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)



