Atlantis Treasury TGTS 2025 Eksplorasi Talenta Perpajakan Pelajar se-Indonesia

Atlantis Treasury TGTS 2025 Eksplorasi Talenta Perpajakan Pelajar se-Indonesia_Dokumen Istimewa

VOKASI NEWS – TGTS 2025 Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menjadi ajang olimpiade perpajakan nasional bagi pelajar SMA/SMK untuk meningkatkan literasi pajak sejak dini.

Himpunan Mahasiswa D3 Perpajakan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan Tax Goes To School (TGTS) 2025 sebagai ajang kompetisi perpajakan tingkat nasional bagi pelajar SMA/SMK sederajat. Kegiatan ini mengusung tema Atlantis Treasury dengan tagline Explore The Lost Treasure of Taxation, yang merepresentasikan semangat penggalian pengetahuan dasar perpajakan sejak usia sekolah.

TGTS 2025 dirancang sebagai wadah edukatif yang menggabungkan kompetisi akademik dan pengenalan dunia perpajakan secara aplikatif. Ajang ini bertujuan menumbuhkan minat pelajar terhadap isu perpajakan sekaligus memperkenalkan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan terapan.

Pelaksanaan Kompetisi Nasional Berbasis Hybrid

Pelaksanaan TGTS 2025 menggunakan sistem hybrid untuk menjangkau peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring pada 21 September 2025 dan diikuti oleh ratusan tim dari berbagai daerah. Tahapan ini menjadi seleksi awal untuk menentukan dua puluh tim terbaik yang berhak melaju ke babak lanjutan.

Babak lanjutan dilaksanakan secara luring di Kampus B Universitas Airlangga. Puncak kegiatan berlangsung pada 26 September 2025 di Aula Moh. Hatta, Gedung Panjalu. Pelaksanaan secara tatap muka memberikan kesempatan bagi peserta untuk merasakan atmosfer kompetisi akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Rangkaian lomba dirancang bertahap untuk menguji pemahaman konsep perpajakan serta kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim. Babak perempat final bertajuk The Tax Puzzle Hunt mengombinasikan soal perpajakan dengan permainan puzzle. Tantangan ini menuntut ketelitian, kecepatan analisis, dan koordinasi antarpeserta dalam satu tim.

Babak Final dan Penilaian Profesional

Panitia juga menyelenggarakan kegiatan campus tour sebagai bagian dari rangkaian acara. Agenda ini bertujuan memperkenalkan fasilitas kampus dan kehidupan mahasiswa kepada peserta, sekaligus memberikan jeda dari intensitas kompetisi.

Babak semifinal bertajuk Poseidon’s Gate diikuti oleh enam tim terbaik. Peserta diminta menganalisis studi kasus perpajakan dan mempresentasikan hasilnya di hadapan dewan juri. Tim juri terdiri atas akademisi dan praktisi, yaitu Ajeng Rachma Pertiwi, S.E., M.S.A., Okta Sindhu Hartadinata, S.E., M.A., BKP, serta Nitami Galih Pangesti, S.A., M.A. Penilaian difokuskan pada ketepatan analisis, logika penyampaian, dan pemahaman konsep.

Tiga tim dengan nilai tertinggi melaju ke babak final Atlantis Grand Battle. Babak ini menggunakan format cepat tepat dengan tingkat kesulitan soal yang bervariasi untuk menentukan peringkat juara.

[BACA JUGA: Pentingnya Komunikasi Efektif dalam Pemeriksaan Radiografi Panoramik]

Hasil akhir menetapkan Tim Mardana dari SMAN 3 Batam sebagai Juara I, Tim Oleander dari SMK IPIEMS Surabaya sebagai Juara II, dan Tim Huntrix dari MAN 2 Kota Kediri sebagai Juara III. Pemenang menerima piala, plakat, dan hadiah tunai sebagai bentuk apresiasi.

Peran Edukatif TGTS bagi Pelajar

TGTS 2025 berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta, juri, dan panitia. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mendorong peningkatan literasi pajak di kalangan pelajar. Melalui kompetisi ini, generasi muda diperkenalkan pada peran pajak dalam pembangunan nasional secara kontekstual dan menarik.

***

Penulis: Neina Risdiana

Editor: Fatikah Rachmadianty