VOKASI NEWS – Departemen Riset dan Keilmuan Himpunan Mahasiswa Program Studi D-III Akuntansi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sukses menyelenggarakan agenda pengembangan kompetensi bertajuk “Audit Training 2026”. Program ini mengusung misi besar melalui tema utama yaitu “Developing Auditor Readiness in the Digital Era through Modern Auditing Tools”. Inisiatif ini hadir sebagai solusi untuk menghadapi fenomena digitalisasi dalam pengelolaan data finansial. Sistem manual kini mulai beralih menuju ekosistem teknologi yang lebih mutakhir.
Dinamika industri saat ini menuntut setiap praktisi untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Perubahan ini terasa sangat signifikan terutama pada sektor pengauditan. Paradigma pemeriksaan kini telah bergeser sepenuhnya menuju digitalisasi yang memerlukan tingkat ketelitian serta akurasi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Proses audit tidak lagi sekadar dipandang sebagai aktivitas peninjauan dokumen fisik secara rutin di lapangan. Audit kini bertransformasi menjadi instrumen penting bagi organisasi. Perannya adalah menjamin integritas dan akuntabilitas di tengah kompleksitas arus data digital.
Penerapan teknologi kini menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan. Perangkat tersebut membantu praktisi mengidentifikasi anomali data secara lebih cepat. Pemanfaatan berbagai instrumen digital terbukti mampu memberikan hasil laporan yang jauh lebih kredibel bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan. Selain itu, penguasaan terhadap alat audit modern memiliki peran krusial dalam memitigasi risiko kejahatan siber yang semakin beragam jenisnya. Hal tersebut menuntut para calon auditor untuk memiliki perpaduan keahlian antara prinsip akuntansi dasar dan kemahiran teknis digital.
Kolaborasi Eksklusif Bersama Praktisi IAPI
Agenda Audit Training 2026 dilaksanakan secara luring bertempat di Cendrawasih Hall, Gedung Eks-Farmasi selama dua kali pertemuan intensif. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 18 dan 25 April 2026 dengan melibatkan sebanyak 50 partisipan. Divisi Riset dan Keilmuan menghadirkan narasumber dari Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan pengetahuan mahasiswa dengan standar industri terkini.
Ahli Audit Teknologi IAPI memaparkan urgensi pemanfaatan analisis data berskala besar dalam menunjang efektivitas prosedur pemeriksaan laporan keuangan di masa kini. Sementara itu, Pakar Pengauditan Senior memberikan edukasi mendalam mengenai taktik penanganan ancaman siber serta metode pelacakan kecurangan pada sistem finansial yang telah terintegrasi. Selain itu, Delegasi Standar Profesi IAPI mengulas perkembangan regulasi audit internasional terbaru sekaligus memetakan proyeksi karir bagi talenta muda akuntansi di pasar kerja global.
Selain sesi pemaparan teori, forum ini memfasilitasi ruang dialog interaktif yang dinamis melalui sesi diskusi panel serta tanya jawab langsung. Momen tersebut menjadi kesempatan emas bagi para peserta untuk berkonsultasi secara mendalam mengenai berbagai tantangan nyata yang terjadi di lapangan. Interaksi aktif ini diharapkan mampu membuka cakrawala berpikir baru bagi mahasiswa dalam menyusun peta jalan karir profesional yang cemerlang di masa depan.
Penguatan Keterampilan Lewat Lokakarya Praktis
Guna memastikan para peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, program ini juga dilengkapi dengan serangkaian lokakarya praktis yang berorientasi pada hasil nyata. Dalam sesi workshop, peserta mempraktikkan penggunaan aplikasi audit khusus. Aplikasi tersebut digunakan untuk mengelola data transaksi melalui simulasi perangkat audit otomatis sesuai standar industri.
Peserta juga mendapatkan pelatihan terkait mitigasi risiko keamanan digital, termasuk cara mendeteksi titik lemah sistem informasi akuntansi serta teknik perlindungan kerahasiaan data perusahaan secara komprehensif. Selain itu, kegiatan ini juga melatih ketajaman pola pikir investigatif peserta agar mampu berpikir kritis dalam mengurai problematika audit yang rumit melalui pendekatan solusi yang inovatif dan terukur.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, Departemen Riset dan Keilmuan berkomitmen penuh untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul serta memiliki daya saing tinggi. Kesiapan dalam mengoperasikan teknologi terkini menjadi kunci utama agar profesi auditor tetap memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat. Langkah adaptasi yang dilakukan saat ini merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berevolusi.
[BACA JUGA: HIMAPAR UNAIR Hadiri Jagong Lintas Komunitas Bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata]
***
Penulis: Aisyah Sava Salsabila
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



