VOKASI UNAIR

Battra Vokasi Unair Selenggarakan Pengabdian Masyarakat di Pondok Pesantren Surabaya Untuk Galakkan PHBS di Kalangan Siswa

“Meningkatkan Pola PHBS Pada Anak Remaja di Pondhok Pesantren Sunan Giri Surabaya”

VOKASI NEWS – Himpunan Mahasiswa Pengobat Tradisional Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat guna implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi poin utama dan penting dalam mewujudkan visi Universitas Airlangga (UNAIR). Kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) ini juga merupakan salah satu agenda untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan yang ada di Indonesia atau biasa disebut dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Kegiatan yang terselenggara di Pondhok Pesantren Sunan Giri (Yayasan Tahfidhul Qur’an), Wonokusumo, Kota Surabaya pada hari Sabtu, 27 Agustus 2022 dimulai pada pukul 07.00 WIB. Pengabdian Masyarakat ini juga merupakan salah satu kegiatan dari serangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Dies Natalis Pengobat Traidisional dan Pengabdian Masyarakat Nasional.

Target dari kegiatan pengmas ini adalah siswa-siswi pondhok pesantren dengan tujuan untuk meningkatkan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan, serta pemberian informasi yang dikemas secara edukatif.

Dalam pengabdian masyarakat Pengobat Tradisional (Battra) berfokus seperti tema yang diusung yakni “Meningkatkan Pola PHBS Anak Remaja di Pondhok Pesantren Sunan Giri Surabaya” dengan bentuk kegiatan workshop (pelatihan). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan para dosen. Pada agenda awal, para siswa-siswi diajak untuk membuat sabun herbal yang dipandu oleh Myrna Adianti, S.Si., M.Kes., Ph.D. dan Rini Hamsidi, S.Farm., M.Farm., Apt. selaku dosen praktisi.

Selain agenda pembuatan sabun herbal, terdapat agenda lainnya yakni pelatihan accupressure (tindakan penekanan pada bagian tubuh tertentu) yang mudah dilakukan oleh para siswa-siswi dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan fungsi seperti organ tubuh. Kegiatan workshop accupressure ini dipandu langsung oleh Maya Septriana, S.Si.,Apt,M.Si selaku KPS (Koordinator Program Studi) Pengobat Tradisional sekaligus dosen praktisi.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab, serta pengambilan dokumentasi dan pemberian plakat kepada Wakil Kepala Sekolah/Madrasah Pondhok Pesantren Sunan Giri, Maulana Arif. Tak luput, panitia pengmas juga turut memberikan apresiasi berupa sabun yang dikemas secara menarik untuk dibagikan kepada siswa-siswi.

“Terima kasih telah memberikan informasi yang sangat bermanfaat untuk siswa siswi Pondhok Pesantren Sunan Giri. Untuk harapan kami kedepan, bisa diadakan tema untuk pengobatan herbal lainnya yang diselenggarakan oleh Pengobat Tradisional Universitas Airlangga” ujar Maulana.

Share Media Sosmed

Pilihan Kategori