Cegah Skabies Sejak Dini, Mahasiswa Vokasi UNAIR Edukasi Santri Darut Taqwa 3

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga (UNAIR), melaksanakan edukasi kesehatan mengenai pencegahan skabies kepada santri Darut Taqwa 3. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri tentang penyebab, cara penularan, dan faktor risiko skabies. Materi juga mencakup langkah pencegahan dan perawatan skabies dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Tungau Sarcoptes scabiei menyebabkan skabies atau kudis, yakni penyakit kulit menular yang kerap ditemukan pada lingkungan padat penghuni. Penyakit ini dapat menimbulkan rasa gatal hebat, terutama pada malam hari, kemerahan, serta lesi pada kulit. Lingkungan tempat tinggal dengan kepadatan tinggi dan kebiasaan berbagi barang pribadi dapat meningkatkan risiko penularan. Risiko ini meningkat apabila seseorang tidak memperhatikan kebersihan dan pencegahan.

Mengenali Penyebab dan Cara Penularan Skabies

Dalam kegiatan edukasi tersebut, santri mendapatkan penjelasan mengenai cara penularan skabies. Penularan terjadi terutama melalui kontak kulit yang erat dan berkepanjangan dengan penderita. Penularan juga dapat terjadi melalui penggunaan bersama pakaian, handuk, seprai, selimut, dan perlengkapan tidur yang terkontaminasi.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian di lingkungan pesantren karena aktivitas sehari-hari berlangsung secara berkelompok. Santri perlu mewaspadai kebiasaan berbagi barang pribadi, kurangnya kebersihan diri, serta kebiasaan jarang membersihkan lingkungan.

Materi edukasi juga membahas tanda dan gejala skabies. Gejala tersebut antara lain gatal hebat, kemerahan, bintil atau gelembung kecil pada kulit, serta luka akibat garukan. Mengenali gejala sejak dini membantu santri segera mencari pertolongan tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada skabies.

Membangun Kebiasaan Sehat untuk Mencegah Skabies

Selain mengenali gejala dan faktor risiko, santri memperoleh informasi mengenai langkah pencegahan yang dapat mereka terapkan secara konsisten. Upaya tersebut meliputi mandi secara teratur dan menjaga kebersihan tubuh. Upaya lain mencakup mengganti pakaian setiap hari serta mencuci pakaian dan perlengkapan tidur secara rutin.

Kegiatan ini juga mengimbau santri agar tidak berbagi pakaian, handuk, seprai, maupun perlengkapan pribadi lainnya. Santri perlu menjaga kebersihan kamar dan lingkungan tempat tinggal secara bersama-sama. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung pencegahan penularan penyakit kulit.

Apabila mengalami gejala yang mengarah pada skabies, santri sebaiknya segera memeriksakan diri kepada tenaga kesehatan. Penggunaan obat antiskabies perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan, dan santri harus menyelesaikan pengobatan sesuai petunjuk. Orang yang memiliki kontak erat dengan penderita juga perlu mendapatkan penilaian dan penanganan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Langkah ini membantu mencegah penularan berulang.

Edukasi sebagai Langkah Meningkatkan Kesadaran Kesehatan

Kegiatan edukasi kesehatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran santri mengenai pentingnya kebersihan diri dan lingkungan. Pengetahuan yang memadai dapat mendorong santri membentuk kebiasaan hidup bersih dan mengurangi risiko penularan skabies. Pengetahuan ini juga dapat meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan bersama di lingkungan pesantren.

Melalui edukasi bertema pencegahan skabies ini, santri dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari. Pesan utama kegiatan ini adalah bahwa pencegahan skabies membutuhkan kesadaran individu dan kebersihan lingkungan. Kepedulian bersama turut dibutuhkan agar lingkungan pesantren tetap sehat dan nyaman.

[BACA JUGA: D-IV Perbankan dan Keuangan Vokasi UNAIR Soroti Tantangan Inflasi Dalam Kuliah Tamu Internasional]

Penulis: Siti Muberokah

Pembimbing: Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.M.B.

Editor: Nadya Tika (Tim Branding Vokasi)