DWP Vokasi UNAIR Gelar Pertemuan Rutin, Soroti Pemanfaatan Tanaman Liar untuk Asupan Makanan

DWP Vokasi UNAIR Gelar Pertemuan Rutin, Soroti Pemanfaatan Tanaman Liar untuk Asupan Makanan_Dokumen Istimewa

VOKASI NEWS – Dharma Wanita Persatuan (DWP) FV UNAIR kembali mengadakan pertemuan rutin bulanan yang produktif pada Kamis, 29 Agustus 2025. Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Gedung A Fakultas Vokasi UNAIR, acara dibuka oleh Ketua DWP Vokasi, Dr. Nove Hidajati Anwar, drh., M.Kes. yang pada pertemuan kali ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus peningkatan wawasan bagi seluruh anggota.

Filosofi Tumpeng Kemerdekaan dan Semangat Kebersamaan

Dalam suasana kehangatan dan kebersamaan, acara diwarnai dengan filosofi tumpeng kemerdekaan atau “tumpeng kapuranto.” Tumpeng berwarna biru disajikan sebagai simbol permohonan maaf dari ketua DWP jika selama masa kepemimpinannya ada perkataan atau sikap yang kurang berkenan di hati para anggota.

Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas kontribusi setiap program studi yang telah berpartisipasi dalam berbagi pengetahuan setiap bulannya. Kegiatan ini menegaskan peran DWP Vokasi dalam mendukung Bidang Pendidikan dan menjadikan organisasi sebagai corong informasi yang efektif. Hal ini tentunya bermanfaat mempromosikan program studi di Vokasi UNAIR kepada masyarakat luas. Hal ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang selalu diusung oleh DWP.

Mengenal Potensi Tanaman Liar untuk Asupan Makanan

Topik utama pada pertemuan kali ini adalah “Pemanfaatan Tanaman Liar untuk Asupan Makanan.” Adapun kesempatan kali ini disampaikan oleh ibu Edith Frederika Puruhito dari Prodi Pengobat Tradisional Fakultas Vokasi UNAIR. Materi ini memperkenalkan berbagai tanaman liar yang memiliki kandungan nutrisi dan manfaat kesehatan signifikan. Beberapa tanaman yang dibahas, seperti daun sawi tanah dan daun sintron, dikenal kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Tanaman ini memiliki manfaat besar, mulai dari mendukung sistem imun, melindungi kesehatan tulang, hingga bertindak sebagai antioksidan kuat yang baik untuk kesehatan pencernaan dan jantung. Bahkan, rambusa juga diperkenalkan sebagai tanaman liar yang memiliki potensi manfaat serupa.

Diskusi mengenai pemanfaatan tanaman liar ini secara langsung mendukung tiga poin Sustainable Development Goals (SDGs) yang selalu dicanangkan oleh DWP Vokasi. Pertama, SDG 1 Tanpa Kemiskinan, karena pemanfaatan sumber daya alam sekitar untuk makanan dapat mengurangi pengeluaran. Kedua, SDG 2 Tanpa Kelaparan, dengan menyediakan alternatif sumber pangan bergizi. Ketiga, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, karena kandungan nutrisi dalam tanaman liar berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit.

Melalui kegiatan ini, DWP Vokasi Universitas Airlangga berupaya memberikan kontribusi nyata dalam upaya pencegahan stunting dan pembangunan berkelanjutan.

BACA JUGA: [Hima Destinasi Pariwisata UNAIR ‘Bongkar’ Potensi Wisata Trowulan Dalam Kegiatan PRAJAKARA 2025]

***

Penulis: Aulia Rahma Ananda

Editor: Puspa Anggun Pertiwi