VOKASI NEWS – Perkembangan teknologi telah memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan kesehatan. Saat ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kesehatan melalui telepon maupun aplikasi digital tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
Meski demikian, pemanfaatan layanan tersebut masih belum optimal. Sebagian masyarakat belum memahami prosedur dan tata cara penggunaan layanan kesehatan berbasis telepon maupun aplikasi digital. Kondisi ini menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital masih perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan lebih mudah, cepat, dan tepat.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan VOKASI UNAIR melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Edukasi Taking Orders by Phone”. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu PKK di Jalan Mayjend Soengkono No. 2A, Kebomas, Gresik.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan layanan kesehatan berbasis telepon dan teknologi digital. Dengan pemahaman yang baik, akses pelayanan kesehatan diharapkan dapat dilakukan secara lebih praktis dan efisien.
Mengenal Layanan Kesehatan Digital
Kegiatan edukasi dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi, dan sesi diskusi interaktif. Materi yang diberikan meliputi pengertian Taking Orders by Phone, manfaat penggunaan layanan kesehatan melalui telepon, serta persiapan sebelum melakukan pemesanan layanan.
Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai prinsip komunikasi efektif dan etika berkomunikasi dengan petugas kesehatan. Materi tersebut penting agar masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan layanan secara jelas, sopan, dan sesuai prosedur.
Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan kondisi tertentu yang tetap memerlukan kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan. Hal ini menjadi bagian penting dalam edukasi karena tidak semua keluhan kesehatan dapat ditangani melalui layanan jarak jauh.
Pemanfaatan WhatsApp dan Mobile JKN
Selain layanan melalui telepon, peserta juga memperoleh edukasi mengenai penggunaan layanan kesehatan digital melalui WhatsApp dan aplikasi Mobile JKN. Kedua layanan tersebut dinilai cukup dekat dengan kehidupan masyarakat karena mudah diakses melalui telepon genggam.
Demonstrasi dilakukan untuk memperlihatkan langkah-langkah pendaftaran antrean secara daring. Peserta diperkenalkan pada proses registrasi, pemilihan layanan, hingga cara memperoleh nomor antrean layanan kesehatan.
Media edukasi berupa presentasi, leaflet, dan poster digunakan untuk membantu peserta memahami materi dengan lebih mudah. Penggunaan media visual membuat penjelasan menjadi lebih sederhana dan dapat diikuti oleh peserta secara bertahap.
Edukasi mengenai layanan kesehatan digital menjadi penting karena dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih cepat dan praktis. Pemanfaatan teknologi juga dapat mengurangi waktu tunggu serta mempermudah proses administrasi pelayanan kesehatan.
Antusiasme Peserta Selama Edukasi
Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu PKK terlihat aktif mengikuti materi dan memperhatikan setiap langkah demonstrasi yang diberikan oleh mahasiswa.
Berbagai pertanyaan diajukan terkait penggunaan Mobile JKN, prosedur pendaftaran layanan kesehatan, serta cara berkomunikasi yang efektif saat menghubungi fasilitas kesehatan. Pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat untuk memahami layanan kesehatan digital secara lebih mandiri.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari.
“Sebelumnya masih merasa kesulitan menggunakan Mobile JKN untuk mengambil antrean. Setelah mengikuti edukasi ini, langkah-langkahnya menjadi lebih mudah dipahami,” ujarnya.
Mendorong Literasi Kesehatan Digital Masyarakat
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital masih menjadi kebutuhan penting di masyarakat. Pemahaman yang baik mengenai pemanfaatan teknologi kesehatan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan secara lebih cepat dan efisien.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa D-III Keperawatan VOKASI UNAIR berharap masyarakat semakin mampu memanfaatkan layanan kesehatan berbasis telepon dan aplikasi digital secara mandiri. Pemanfaatan teknologi secara optimal dapat mendukung akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan edukasi ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya adaptasi teknologi di bidang kesehatan. Dengan literasi digital yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat lebih siap menggunakan layanan kesehatan modern secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Penulis: Intan Lutfiah Putri
Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)



