VOKASI NEWS – Makanan olahan fusion pastry “Rendang Vegetable Cream Soup Tartlet” sebagai variatif makanan bagi konsumen vegetarian.
Di era yang semakin berkembang pesat ini, berbagai macam jenis pemikiran manusia semakin berkembang. Mulai dari cara bersosialisasi, cara berpikir, cara berpakaian sampai dengan cara mengonsumsi suatu makanan. Makanan merupakan kebutuhan dasar hidup manusia. Semakin pesat perkembangan zaman, kegiatan makan bukan sekadar mengisi perut, namun juga penting dari aspek kesehatannya.
Kesehatan merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan manusia. Ketika manusia memiliki tubuh dengan kondisi sehat, maka aktivitas sehari-hari dapat dilaksanakan dengan baik, untuk itu penting agar manusia selalu menjaga kesehatan tubuhnya. Salah satunya dengan menjaga pola makan dan pemilihan makanan sehat yang dikonsumsi. Beberapa konsumen dengan kondisi tubuh dan riwayat medis yang berbeda-beda akan memilah-milah makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh mereka.
Alternatif Menu Sehat untuk Vegetarian
Makanan olahan fusion pastry dirancang sebagai solusi variasi menu bagi konsumen yang mengutamakan pilihan makanan sehat dalam memenuhi kebutuhan asupan sehari-hari. Tidak hanya menonjolkan rasa, produk ini juga mempertimbangkan kandungan gizi serta bahan baku yang ramah bagi tubuh. Hidangan ini dibuat khusus untuk konsumen vegetarian dengan standar tertinggi, yakni vegan, yang sama sekali tidak menggunakan produk hewani.
Kehadirannya menjadi jawaban atas kebutuhan pasar yang beragam, mengingat minat dan preferensi konsumen terhadap makanan sehat semakin meningkat, baik karena alasan kesehatan, gaya hidup, maupun kepedulian terhadap lingkungan. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen sekaligus mendorong tren kuliner sehat di masyarakat.
[BACA JUGA: Pandangan Islam tentang Zakat dan Pajak]
Inovasi Pastry Fusion Ramah Vegan
Mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Perhotelan, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, berhasil menciptakan inovasi kuliner melalui resep fusion pastry berbahan dasar talas. Kreasi ini merupakan bagian dari penelitian terapan pertama di bidang manajemen perhotelan yang menggabungkan konsep kuliner modern dengan kebutuhan konsumen vegetarian. Talas dipilih sebagai pengganti telur dalam adonan kulit tartlet, sehingga seluruh komposisi menjadi berbasis nabati. Inovasi ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah konsumen vegetarian di industri perhotelan dan tingginya permintaan pasar akan menu sehat.
Selain talas, bahan baku lain yang digunakan juga memenuhi standar kesehatan. Tepung terigu yang umumnya digunakan pada pastry diganti menjadi tepung almond yang 100% bebas gluten. Dengan demikian, hidangan ini tidak hanya cocok untuk konsumen vegetarian, tetapi juga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki intoleransi gluten. Pemilihan bahan baku ini menunjukkan komitmen untuk menghadirkan menu yang inklusif bagi berbagai kebutuhan diet.
Bagian isi cream soup diisi dengan beragam sayuran segar tanpa tambahan MSG, kemudian dipadukan dengan bumbu rendang untuk memberikan cita rasa khas. Seluruh bahan yang digunakan bersumber dari produk nabati, menjadikan hidangan ini sepenuhnya vegan. Karya ini dapat menjadi inspirasi bagi akademisi maupun praktisi kuliner untuk mengembangkan produk makanan sehat berbasis penelitian, sekaligus mendorong inovasi baru di industri perhotelan.
***
Penulis: Farida Aisyah Rahmadhani
Editor: Habibah Khaliyah