VOKASI NEWS – Grand Final Duta Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) 2026 digelar pada Sabtu (5/9) di Auditorium Ternater, ASEEC Tower Lantai 1, Universitas Airlangga. Kegiatan ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian Pemilihan Duta Vokasi UNAIR 2026 yang telah diikuti para finalis dari berbagai program studi di Fakultas Vokasi.
Sebelum sampai pada Grand Final, para finalis telah mengikuti beberapa tahapan pemilihan dan pembekalan. Pada Grand Final, mereka kembali tampil untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, serta karakter masing-masing di hadapan dewan juri dan para tamu yang hadir. Suasana acara juga semakin ramai dengan dukungan dari teman, keluarga, dan mahasiswa Vokasi yang datang memberikan semangat kepada para finalis.
Dari seluruh rangkaian penilaian, Mardian Alfinno dan Pramesthi Praharsini terpilih sebagai Winner Duta Vokasi UNAIR 2026. Mardian berasal dari Program Studi D-IV Teknologi Laboratorium Medik, sedangkan Pramesthi dari Program Studi D-IV Perbankan dan Keuangan. Keduanya akan menjalankan tugas sebagai Duta Vokasi selama satu periode dan menjadi bagian dari Paguyuban Duta Vokasi UNAIR 2026.
[BACA JUGA: EDSO Village 2026: Mahasiswa D3 Bahasa Inggris UNAIR Berbagi Pembelajaran Bahasa Inggris di Tiga Sekolah]
Izzatul Aqilah, Winner Duta Vokasi UNAIR 2025, sebagai Ketua Pelaksana. Bagi Aqilah, pengalaman tahun ini cukup berbeda karena sebelumnya ia berada di posisi sebagai finalis. Kali ini, ia ikut mengurus jalannya acara dari belakang panggung.
“Menurut saya, tahun ini rasanya cukup berbeda. Kalau tahun lalu saya fokus mengikuti proses sebagai finalis, sekarang saya harus memastikan acara dan teman-teman yang terlibat bisa berjalan dengan baik. Dari sini saya banyak belajar tentang koordinasi, tanggung jawab, dan kerja sama dengan banyak orang,” ujar Aqilah.
Aqilah berharap Duta Vokasi 2026 dapat menjalankan amanah dengan baik. Ia juga berharap peran Duta Vokasi tidak hanya berhenti pada gelar yang didapat setelah Grand Final.
“Semoga teman-teman Duta Vokasi 2026 bisa menikmati prosesnya, saling mendukung, dan benar-benar berkontribusi untuk Vokasi. Menurut saya, setelah Grand Final justru perjalanan yang sebenarnya baru dimulai,” tambahnya.
Terpilihnya Duta Vokasi UNAIR 2026 menjadi tanda dimulainya periode baru Paguyuban Duta Vokasi UNAIR. Setelah melalui proses panjang hingga Grand Final, Paguyuban Duta Vokasi 2026 kini bersiap melanjutkan peran Duta Vokasi. Paguyuban juga akan membawa nama Fakultas Vokasi dalam berbagai kegiatan selama satu periode ke depan.
***
Penulis: Alief Maghfiranu
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



