HIMA Pariwisata UNAIR Melaju di KPI 16 untuk Pariwisata Berkelanjutan

VOKASI NEWS – Kompetisi Pariwisata Indonesia (KPI) ke-16 resmi digelar pada tanggal 5-7 Mei 2026 di Politeknik Negeri Bandung dengan mengangkat tema “People and Nature for Sustainable Tourism”. Ajang tahunan ini menghadirkan kolaborasi antar mahasiswa pariwisata dan perhotelan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. KPI menjadi platform strategis untuk mempertemukan kreativitas, ide, dan inovasi dalam bidang pariwisata berkelanjutan.

Kolaborasi Mahasiswa Vokasi di Ajang Internasional

Mahasiswa D4 Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga turut menunjukkan eksistensinya dengan mengikuti berbagai cabang lomba secara luring di Bandung. Dalam keikutsertaan ini mencakup tiga kategori lomba, yaitu kompetisi quiz pariwisata 2 tim, kompetisi branding desa wisata 1 tim, dan kompetisi penulisan ilmiah pariwisata 1 tim. Dibawah bimbingan oleh dosen pembimbing serta pelatih Rizal Kuddah, yang terus membantu untuk persiapan kompetisi pariwisata.

Ketiga kategori tersebut mencerminkan ragam kompetisi yang diasah selama menempuh pendidikan vokasi, mulai dari penguasaan wawasan pariwisata, pengembangan destinasi berbasis komunitas, hingga penulisan ilmiah yang kritis dan solutif. Antusiasme yang ditunjukkan mahasiswa destinasi pariwisata Unair dalam ajang ini bukan hanya sekedar dorongan untuk bersaing, tetapi cerminan semangat intelektual mahasiswa vokasi dalam menyuarakan gagasan progresif.

Setiap cabang lomba yang diikuti menjadi wadah untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari ke dalam konteks nyata dunia pariwisata internasional. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga fokus pada pembentukan pemikir muda yang peka terhadap isu-isu sosial dan lingkungan sekitar.

Mewujudkan Gagasan yang bersifat Solutif dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Beragam karya yang dikirimkan tim Universitas Airlangga mencerminkan kepedulian pada isu-isu pariwisata masa kini. Beberapa diantaranya menonjolkan konsep pengembangan desa yang berbasis kearifan lokal, riset ilmiah tentang tantangan yang ada pada pariwisata berkelanjutan, hingga strategi penguatan pada kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat pada tema KPI 16 yang menempatkan manusia dan alam sebagai pusat dari pembangunan pariwisata berkelanjutan. Karya yang dihasilkan tidak hanya berfokus pada daya tarik wisata semata, tetapi juga pada dampak sosial dari kelestarian lingkungan. Hasil proposal yang dipresentasikan menggambarkan pemahaman mendalam tentang begitu pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan perlindungan ekosistem alam.

Bukan hanya Sekedar Kompetisi Semata

Partisipasi dalam KPI ke-16 tidak hanya soal kompetisi. Forum ini menjadi wadah pembelajaran, penguatan jejaring antar mahasiswa dan pertukaran wawasan dari seluruh peserta. Interaksi langsung dengan peserta dari perguruan tinggi menjadi pengalaman baru tentang ragam pendekatan dalam pengembangan pariwisata.

Kehadiran Program Studi Destinasi Pariwisata Universitas Airlangga di panggung Internasional ini memberikan peran penting dalam pendidikan vokasi. Ajang ini membentuk sumber daya manusia yang sadar akan lingkungan dan pariwisata berkelanjutan. Diharapkan ajang seperti KPI akan terus menjadi ruang strategis dalam mengasah talenta dan memperkuat generasi muda sebagai pelaku pariwisata Indonesia.

[BACA JUGA: Circuit Training Tingkatkan Daya Tahan Atlet Taekwondo]

Penulis: Melany Nurini

Pembimbing: Rizal Kuddah

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)