VOKASI NEWS – HIMTI Goes to Industry (HIMTIGOIN’ ’26), agenda tahunan yang diinisiasi oleh HIMA D4 Teknik Informatika Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, kembali sukses digelar. Acara ini menjadi jembatan penting bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem dunia kerja teknologi beroperasi di luar teori ruang kuliah.
Mengusung Semangat Synchronize untuk Menyelaraskan Akademik dan Industri
Tahun ini, HIMTIGOIN’ 2026 mengusung tema “Synchronize: Bridging Academic Excellence with Industrial Intelligence“. Tema ini membawa misi penting: menyelaraskan ilmu akademik yang didapat di kampus dengan kebutuhan nyata dan inteligensi yang berkembang di industri digital saat ini.
Kunjungan industri kali ini dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, yang dilaksanakan bersama ORDO Apps di AMG Tower lantai 6, Ruang Melati (Jl. Dukuh Menanggal No.1 A, Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, Surabaya). Sebanyak kurang lebih 160 mahasiswa antusias mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir.
Belajar Langsung dari Praktisi Industri
Untuk memberikan gambaran menyeluruh, empat narasumber dari ORDO Apps hadir membagikan pengalaman, taktik, dan tantangan di dunia kerja. Mereka adalah Michael Wongso, Calvin Young, Rimbi Titi Pinasti, dan Michelle S. Wongso.
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam sesi sharing adalah gap atau jarak antara realita di perusahaan dengan ekspektasi saat kuliah. Para narasumber menekankan bahwa industri teknologi bergerak dengan ritme yang sangat cepat. Kemampuan adaptasi menjadi harga mati.
Pentingnya Kemampuan Problem Solving di Dunia Profesional
Seringkali, teori-teori rumit yang dipelajari di kelas baru benar-benar terasa masuk akal dan relevan ketika mahasiswa dihadapkan langsung pada problem-solving kasus nyata di lapangan. Industri tidak hanya mencari siapa yang paling pintar menghafal teori, melainkan siapa yang paling cekatan menyelesaikan masalah.
Sorotan utama dari kunjungan ini bermuara pada satu filosofi penting: Lifelong Learning (belajar sepanjang hayat). Di tengah perkembangan teknologi yang tidak pernah tidur, berhenti belajar setelah lulus kuliah adalah sebuah kekeliruan besar.
Melalui HIMTIGOIN’ 2026, mahasiswa D4 Teknik Informatika UNAIR diharapkan tidak sekadar pulang membawa sertifikat atau kenang-kenangan visual. Lebih dari itu, kunjungan ini membawa pulang kesadaran baru. Ruang kelas hanyalah pemantik awal dalam proses pembelajaran mahasiswa. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana mahasiswa mampu terus memotivasi diri untuk belajar, beradaptasi, dan menyelaraskan diri dengan perkembangan industri yang terus bergerak maju.
[BACA JUGA: HIMTIGOIN’ 2026 Beyond the Classroom: Bridging Campus and Industry]
Penulis: Fitra Ramadhan Rachmansyah
Editor: Aghnia Faizatus (Tim Branding Vokasi)



