VOKASI NEWS – Tujuan mengetahui korelasi hubungan dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes melitus di RSUD Ibnu Sina Gresik
Penyakit Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang berkaitan dengan psikologis, sosial dan perilaku menyimpang. Pada kasus ini, aspek sosial seperti dukungan sosial perlu diperhatikan. Namun, sebagian besar penderita diabetes melitus menyatakan kekurangan dukungan sosial dari orang-orang di sekitar. Seperti kurangnya relasi positif dengan orang lain yang mempengaruhi tingkat kepercayaan diri dan tidak yakin pada dirinya sendiri untuk menyelesaikan tanggung jawabnya. Kurangnya perhatian keluarga saat pasien berada di rumah sakit. Ketidakpeduliannya saat pasien membutuhkan support untuk membantu mereka mengatasi situasi cemas/stress (Maryam, 2020).
Menurut putri et al, 2023 tingkat kecemasan pada penderita Diabetes Mellitus juga bisa menyebabkan kelemahan fungsional dan rasa sakit. Tingkat kecemasan meningkat disertai berbagai komplikasi seperti penurunan berat badan secara signifikan, penglihatan yang buruk dan kelelahan juga menjadi penyebabnya.
Metode penelitian
Metode penelitian ini merupakan penelitian korelasi yang menggunakan metode penelitian kuantitaif. Penelitian ini menggunakan desain analitik Korelasional dengan sampel 111 pasien menderita diabetes mellitus di klinik Penyakit Dalam RSUD Ibnu Sina Gresik. Penelitian ini menggunakan Probability Sampling Dengan Jenis Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner MSPSS dan “Zung Self Anxiety Scale”. Pengelolaan data menggunakan Editing, Coding, Skoring, Entry Data, Processing, Cleaning dan aplikasi SPSS. Analisis data ada analisis univariat dan bivariat yang menggunakan Uji Spearman. Responden Klinik Penyakit Dalam RSUD Ibnu Sina Gresik mempunyai kategori dukungan sosial cukup dari keluarga, teman maupun saudara, tingkat kecemasan ringan pada Diabetes Mellitus yang di derita.
Hasil penelitian dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus
Berdasarkan penelitian yang dilakukan yang menunjukkan hasil dari uji spearman rank dengan menggunakan program SPSS versi 27. Dari 111 responden diketahyi bahwa dukungan sosial pada pasien di klinik penyakit dalam RSUD Ibnu Sina Gresik hampir setengahnya termasuk dalam kategori cukup sebanyak 62 responden (55.9%) dan sebagian kecil termasuk dalam kategori tinggi sebanyak 12 responden (10.8%).
BACA JUGA: Mengenal Profil Bakteri dan Sensitivitas Antibiotik Pada Pemeriksaan Kultur Pus
Dari 111 responden diketahui bahwa tingkat kecemasan pada pasien di klinik penyakit dalam RSUD Ibnu Sina Gresik sebagian besar masuk dalam kategori kecemasan ringan sebanyak 65 responden (58.6%). Kemudian, sebagian kecil terdapat kecemasan panik sebanyak 6 responden (5.4%)
Hasil analisis menunjukkan bahwa uji korelasi statistik Spearman Rank diperoleh nilai correlation Coofesien Spearmen r= -0.603 terdapat korelasi negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan tingkat kecemasan pada pasien Diabetes Mellitus di RSUD Ibnu Sina Gresik dan menunjukkan nilai signifikansi ρ=0,001<0,05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa H1 diterima. Artinya ada hubungan antara dukungan sosial dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes mellitus di RSUD Ibnu Sina Gresik, dimana semakin tinggi nilai dukungan sosial maka semakin rendah nilai tingkat kecemasan.
***
Penulis: Ika Inanda Yusnia
Editor: Fatikah Rachmadianty