VOKASI UNAIR

Hubungan Kadar Albumin dengan SGOT Terhadap Pasien Hepatitis B

Hubungan Kadar Albumin dengan SGOT Terhadap Pasien Hepatitis B_Website

VOKASI NEWS – Hubungan Kadar Albumin dengan SGOT Terhadap Pasien Hepatitis B. Hepatitis adalah suatu penyakit penyebab peradangan yang merusak sel – sel pada organ hati.

Penyakit hepatitis dapat disebabkan karena infeksi maupun non infeksi. Penyebab infeksi pada penyakit ini yaitu virus, jamur, bakteri, serta organisme parasite, sedangkan penyebab non infeksi yaitu akibat perubahan metabolisme, penyakit autoimun, dan akibat pengaruh dari obat-obatan. Macam – macam virus hepatotropik primer hepatitis antara lain virus hepatitis A (HAV), hepatitis B (HBV), hepatitis C (HCV), hepatitis D (HDV), dan hepatitis E (HEV). Namun, penyebaran virus yang sering ditemukan yaitu hepatitis B.

Penyakit Hepatitis B?

Hepatitis B merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh masyarakat dunia salah satunya yaitu Indonesia. Virus hepatitis B merupakan virus penyebab kelainan organ hati yang disebabkan karena infeksi dari virus hepatitis. Gejala penderita hepatitis B yaitu demam, diare, hilang nafsu makan, mata menjadi kuning, kencing berwarna gelap, dan nyeri otot. Oleh sebab itu, pemeriksaan fungsi hati atau skrining tentang penyakit hepatitis B perlu dilakukan untuk menurunkan tingkat keparahan. 

Jenis pemeriksaan rutin untuk tes fungsi hati?

Jenis pemeriksaan rutin untuk tes fungsi hati antara lain darah lengkap, albumin, bilirubin total, SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase), SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase), protein total, analisis faktor koagulasi, dan PT (Prothrombin time). Oleh karena itu salah satu jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan yaitu pemeriksaan albumin dan SGOT. 

Pemeriksaan Albumin

Albumin adalah suatu protein pada serum yang mempunyai peran penting dalam mensintesis sel hati. Fungsi albumin yaitu mengangkut nutrisi, asam lemak, dan zat lainnya dari tubuh, serta mengatur tekanan osmotik. Apabila kadar albumin menurun, akan menunjukkan adanya gangguan di dalam sintesis sel hati. 

Pemeriksaan Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT)

SGOT merupakan salah satu enzim dalam sel hati yang sering digunakan sebagai salah satu indikator adanya kerusakan jaringan hati oleh virus hepatitis B dan memiliki konsentrasi yang meningkat pada kerusakan jaringan tubuh lainnya seperti otot lurik, jantung, ginjal, dan otak. SGOT memiliki fungsi sebagai penanda adanya gangguan pada hati dan jantung.

[BACA JUGA: Penanganan Kasus FLUTD Kronis Pada Kucing Jantan di Klinik Azria Vet Care Lamongan

Apa hubungan dari albumin dan SGOT terhadap penderita hepatitis B?

Hepatitis B menyebabkan kadar albumin penderita tersebut menurun, sedangkan kadar SGOT meningkat. Sehingga pemeriksaan albumin dan SGOT memiliki hubungan sangat lemah yang memiliki arah korelasi negatif. Korelasi negatif yaitu semakin rendah kadar albumin, maka semakin tinggi nilai kadar SGOT pada penderita hepatitis B tersebut. 

***

Penulis : Rifdah Nafisah

Editor: Fatikah Rachmadianty

Share Media Sosmed

Pilihan Kategori

Name Link
Form permohonan peliputan, publikasi dan penerbitan
Panduan Prosedur Peliputan
Panduan Penulisan Artikel

Pastikan karya kamu sesuai panduan yang ada ya voks, tetap semangat!