Inovasi Alat Fiksasi Radiografi Cruris Menjawab Tantangan Positioning

Inovasi Alat Fiksasi Radiografi Cruris Menjawab Tantangan Positioning

VOKASI NEWS – Pemeriksaan radiografi ekstremitas bawah, khususnya cruris, memerlukan ketepatan positioning untuk menghasilkan citra diagnostik yang optimal. Namun, dalam praktiknya, kesalahan posisi masih sering terjadi, hal ini dapat menyebabkan citra radiograf kurang optimal hingga memerlukan pengulangan pemeriksaan, yang berpotensi meningkatkan paparan radiasi bagi pasien.

BACA JUGA: [MASTOID 2025: Siapkan Radiografer Era AI dan Semangat Kompetisi Mahasiswa Baru]

Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan sebuah alat fiksasi pemeriksaan radiografi cruris yang dirancang untuk membantu mempertahankan posisi cruris selama proses pencitraan. Alat fiksasi dirancang dengan beberapa komponen utama, antara lain papan penyangga kaset, bantalan penopang cruris, serta sistem tali pengikat. Desain tersebut bertujuan menjaga posisi anatomi cruris tetap sesuai, baik pada pemeriksaan proyeksi Anteroposterior maupun lateral, termasuk lateral cross table yang sering menjadi tantangan dalam praktik klinis.

Hasil Uji Kenyamanan, Ergomomi, dan Stabilitas Alat Fiksasi Ossa Cruris

Dari aspek kenyamanan, alat fiksasi ini menunjukkan hasil yang positif. Penggunaan bantalan berbahan EVA foam memberikan permukaan yang lentur dan tidak keras, sehingga mampu mengurangi tekanan berlebih pada cruris. Lapisan kain pelindung pada bantalan turut meningkatkan kenyamanan kontak dengan kulit karena memiliki karakteristik lembut dan mudah dibersihkan sehingga meminimalkan risiko iritasi.

Selain kenyamanan, aspek ergonomi fisik juga menjadi perhatian dalam pengembangan alat ini. Desain alat dinilai mampu menyesuaikan dengan kondisi fisik pengguna dan tidak menimbulkan kelelahan yang berarti selama digunakan. Sistem tali pengikat yang dapat disesuaikan memungkinkan alat digunakan pada berbagai ukuran antropometri cruris, sehingga memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya.

Meski demikian, hasil evaluasi menunjukkan bahwa stabilitas alat fiksasi masih memerlukan pengembangan lanjutan, karena ergeseran posisi cruris masih dapat terjadi. Kondisi ini menunjukkan bahwa mekanisme penahan pada alat belum sepenuhnya optimal dalam mengendalikan pergerakan ekstremitas, khususnya pada pengguna dengan massa ekstremitas yang lebih besar. Perbaikan desain pada sistem penahan samping menjadi salah satu fokus pengembangan ke depan.

Temuan ini menunjukkan bahwa alat fiksasi radiografi ossa cruris memiliki potensi besar sebagai alat bantu pemeriksaan, terutama dari sisi kenyamanan dan ergonomi. Namun, pengembangan bertahap menjadi langkah penting untuk memastikan alat tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu mempertahankan posisi secara konsisten.

Inovasi alat fiksasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan radiografi. Dengan posisi yang lebih stabil dan nyaman, kualitas citra radiograf dapat ditingkatkan, sekaligus membantu mengurangi kebutuhan pengulangan pemeriksaan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan keselamatan pasien dan penerapan prinsip keselamatan radiasi dalam pelayanan kesehatan.

***

Penulis: Dina Agustina

Pembimbing: Amillia Kartika Sari, Weni Purwanti

Editor: Puspa Anggun Pertiwi