KAA 2026 Uji Kemampuan Mahasiswa Akuntansi, Siapkan Akuntan Adaptif di Era Digital

VOKASI NEWS – Perkembangan teknologi digital turut mengubah cara data keuangan diolah dan digunakan dalam pengambilan keputusan. Kondisi tersebut mendorong calon akuntan untuk tidak hanya menguasai perhitungan, tetapi juga mampu membaca data secara kritis dan analitis.

Semangat tersebut dihadirkan melalui Kompetisi Akuntansi Airlangga (KAA) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa D-III Akuntansi VOKASI UNAIR. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa akuntansi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menguji pemahaman sekaligus mengasah keterampilan di bidang akuntansi, keuangan, dan perpajakan.

Mengangkat tema “Digital Accounting Race: Transforming Data into Smart Financial Decisions”, KAA 2026 mengajak peserta melihat perkembangan digital sebagai bagian dari transformasi dunia akuntansi.

Tantang Peserta Ubah Data Menjadi Keputusan

KAA 2026 tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam memahami konsep dan melakukan perhitungan akuntansi. Kompetisi juga dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemecahan masalah melalui berbagai tantangan.

Tema digitalisasi yang diangkat mendorong peserta memahami bagaimana data keuangan dapat diolah menjadi informasi yang relevan untuk mendukung pengambilan keputusan. Kemampuan tersebut menjadi semakin penting ketika teknologi terus berkembang dan semakin dekat dengan proses kerja akuntansi.

Rangkaian kompetisi menghadirkan tantangan yang beragam. Peserta tidak hanya dituntut memiliki pemahaman dasar dan ketelitian, tetapi juga mampu menganalisis permasalahan melalui studi kasus.

Empat Tahap Menuju Podium

KAA 2026 berlangsung melalui empat tahap utama. Rangkaian diawali dengan technical meeting babak penyisihan pada Rabu, 16 September 2026. Dalam tahap ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tata tertib dan prosedur kompetisi. Babak penyisihan kemudian digelar pada Sabtu, 19 September 2026. Peserta diberikan waktu 120 menit untuk menyelesaikan soal yang telah disiapkan.

Peserta yang berhasil lolos melanjutkan kompetisi melalui technical meeting semifinal dan final pada Rabu, 23 September 2026. Babak semifinal dan final berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026. Hari terakhir menjadi penentu perjalanan peserta. Selain pelaksanaan babak final, rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan kepada para juara.

Dosen FEB dan IAI Terlibat sebagai Juri

Kredibilitas penilaian menjadi salah satu bagian penting dalam kompetisi tingkat nasional. Karena itu, KAA 2026 melibatkan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sebagai juri. Keterlibatan akademisi dan organisasi profesi memberikan perspektif yang lebih luas dalam proses penilaian. Kemampuan peserta tidak hanya dilihat dari pemahaman teori, tetapi juga dari ketepatan dalam menerapkan konsep akuntansi pada persoalan yang diberikan.

Kehadiran IAI juga memberikan nilai tersendiri bagi kompetisi. Juara pertama KAA 2026 berhak memperoleh piala bergilir dari IAI sebagai simbol prestasi sekaligus apresiasi dari organisasi profesi akuntan. Selain penghargaan, peserta juga memperoleh sertifikat dan pengalaman mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan akademik sekaligus bekal dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

BACA JUGA: Mahasiswa D3 Keperawatan VOKASI UNAIR Edukasi Santri Darrut Taqwa 3 tentang Pencegahan Skabies

Siapkan Calon Akuntan di Era Digital

Melalui KAA 2026, Himpunan Mahasiswa D-III Akuntansi VOKASI UNAIR menghadirkan ruang kompetisi yang menggabungkan pemahaman akuntansi dengan kemampuan menghadapi perkembangan teknologi. Kompetisi ini diharapkan tidak berhenti pada perebutan gelar juara. Pengalaman menghadapi soal, studi kasus, serta proses penilaian menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah ketelitian, kemampuan analisis, dan pengambilan keputusan.

Semangat KAA 2026 pun terangkum dalam slogan “KAA 2026, hitung angka, jadi juara!”. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai calon akuntan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi perubahan profesi di era digital.

***

Penulis: Mauli Syeira Az Zahro

Editor: Alkeshar (Tim Vokasi Branding)