Arsipku, Identitasku, Masa Depanku: Menanamkan Kesadaran Arsip Sejak Usia Dini

Edukasi kesadaran arsip sejak dini bagi siswa SDN Tambaksari 1 Surabaya

VOKASI NEWS – Banyak anak belum menyadari pentingnya menjaga arsip keluarga dan dokumen pribadi. Padahal, berbagai dokumen tersebut akan dibutuhkan dalam berbagai tahap kehidupan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai arsip perlu ditanamkan sejak usia dini.

Berdasarkan semangat tersebut, Departemen Teknik Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Arsipku, Identitasku, Masa Depanku” di SDN Tambaksari 1 Surabaya pada 15 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas V yang tampak antusias mengikuti berbagai materi dan aktivitas interaktif mengenai pentingnya arsip dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan menghadirkan tiga pemateri, yaitu Dr. Dyah Puspitasari Srirahayu, Tiara Kusumaningtiyas, S.Hum., M.Hum., dan Rachman Sinatrya Marjianto, B.Eng., M.Sc. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan usia peserta, para siswa diajak memahami fungsi arsip dalam kehidupan sehari-hari.

Arsip bukan sekadar tumpukan kertas. Arsip menjadi bukti identitas, perjalanan pendidikan, riwayat kesehatan, hingga berbagai pencapaian yang mereka raih.

Mengenal Arsip yang Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Dalam pemaparannya, tim menjelaskan berbagai jenis arsip yang dekat dengan kehidupan anak-anak, seperti akta kelahiran, kartu keluarga, rapor sekolah, buku imunisasi, hingga piagam penghargaan. Selain itu, para siswa diajak berdiskusi mengenai pengalaman keluarga dalam menyimpan dokumen penting serta risiko yang dapat terjadi apabila arsip tidak dikelola dengan baik.

Materi yang disampaikan juga menekankan bahwa setiap arsip memiliki fungsi yang berbeda. Akta kelahiran menjadi bukti legal identitas seseorang. Sementara itu, rapor dan ijazah menjadi rekam jejak pendidikan. Berbagai sertifikat maupun piagam penghargaan juga dapat menjadi bukti capaian yang mendukung masa depan.

Melalui pemahaman tersebut, siswa diharapkan mampu melihat hubungan antara arsip, identitas diri, dan cita-cita yang ingin dicapai.

Belajar Menyimpan Arsip dengan Benar

Selain mengenalkan konsep dasar kearsipan, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai cara menyimpan arsip yang benar. Siswa diperkenalkan pada beberapa langkah sederhana. Langkah tersebut meliputi mengelompokkan dokumen berdasarkan jenisnya, memberikan label, membuat daftar arsip, dan menyimpan dokumen di tempat yang aman.

Tidak hanya arsip fisik, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai arsip digital dan pentingnya melakukan pencadangan dokumen melalui media penyimpanan elektronik yang aman. Pengetahuan tersebut menjadi bekal bagi siswa untuk menghadapi perkembangan teknologi yang semakin erat dengan kehidupan sehari-hari.

Menumbuhkan Budaya Sadar Arsip di Lingkungan Keluarga

Sebagai bagian dari kegiatan, siswa mendapatkan tugas untuk melakukan identifikasi arsip keluarga di rumah bersama orang tua. Mereka diminta membuat daftar dokumen penting yang dimiliki keluarga serta memeriksa kondisinya. Selain itu, siswa juga diajak membantu menata penyimpanan dokumen tersebut.

Aktivitas ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran kearsipan tidak hanya pada siswa, tetapi juga pada lingkungan keluarga.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi, kuis, dan simulasi sederhana yang membuat peserta aktif terlibat selama proses pembelajaran. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan dan cerita yang mereka bagikan terkait dokumen penting yang dimiliki keluarga masing-masing.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, Departemen Teknik Fakultas Vokasi Universitas Airlangga berharap dapat menanamkan budaya sadar arsip sejak dini. Dengan memahami pentingnya arsip sebagai bagian dari identitas dan masa depan, generasi muda diharapkan mampu menjadi individu yang lebih tertib, bertanggung jawab, dan siap menghadapi berbagai kebutuhan administratif pada masa mendatang.

[BACA JUGA: Jangan Asal Klik! Dosen Teknik Informatika UNAIR Edukasi Bahaya Scamming bagi Siswa SDN Tambaksari 1]

Penulis: Dr. Dyah Puspitasari Srirahayu, S.Kom., M.Hum.

Editor: Cheiza Xaviera (Tim Branding Vokasi)