Kupas Tuntas D4 Teknologi Kesehatan Gigi UNAIR, HIMA TKG Gelar Seminar Edukasi untuk Siswa SMA

VOKASI NEWS – Himpunan Mahasiswa  D4 Teknologi Kesehatan Gigi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar acara seminar edukasi. Seminar bertajuk “Get to Know D4 Teknologi Kesehatan Gigi” ini bertujuan mengenalkan profil program studi kepada siswa SMA sederajat. Acara ini berlangsung pada Sabtu (7/3/2026). Dekan Fakultas Vokasi UNAIR, Prof. Dian Yulie Reindrawati S.Sos., M.M., Ph.D. yang menyambut hangat kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Vokasi menekankan pentingnya peran teknisi gigi profesional dalam dunia kesehatan. “Mudah-mudahan acara ini bisa semakin mengenalkan Program Studi D4 Teknologi Kesehatan Gigi. Karena di dunia kesehatan gigi, prodi ini sangat dibutuhkan,” ujar Prof. Dian.

Bedah Kurikulum dan Jalur Masuk Universitas

Sesi utama acara ini fokus pada pengenalan Program Studi D4 Teknologi Kesehatan Gigi (TKG) yang merupakan satu-satunya sarjana terapan bidang keteknisian gigi di Indonesia. “Ini menjadi satu satunya sarjana terapan di PTN-BH,” ujar Ninik Yuniati A.Md, selaku alumni dan pemilik Mutiara Dental Lab Bali. Beliau juga menjelaskan secara detail mengenai fasilitas laboratorium mutakhir dan penerapan kurikulum berbasis digital dentistry yang menjadi keunggulan utama prodi ini.

Mahasiswa D4 Teknologi Kesehatan Gigi tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung. Praktik tersebut berupa pembuatan restorasi gigi, ortodonsi, dan protesa dengan teknologi terkini. Selain pengenalan prodi, para peserta mendapatkan sosialisasi komprehensif mengenai skema penerimaan mahasiswa baru tahun 2025. Tim sosialisasi merinci prosedur pendaftaran melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta jalur Mandiri.

Para siswa SMA yang hadir terlihat antusias menyimak strategi pemilihan program studi dan tips menembus persaingan masuk UNAIR. Informasi mengenai syarat seperti nilai minimum juga menjadi poin penting yang agar calon pendaftar dapat mempersiapkan diri sejak dini. Melalui pemaparan ini, pihak penyelenggara berharap para siswa memiliki panduan yang jelas dalam menentukan langkah menuju bangku perkuliahan.

Prospek Karier dan Peluang Pendidikan Lanjutan

Dosen D4 Teknologi Kesehatan Gigi, Bu Winda Kusumawardani S.Kep., Ns., M.Kep., menutup rangkaian materi dengan mengulas peluang masa depan lulusan TKG. Ibu Winda menegaskan bahwa lulusan sarjana terapan memiliki kompetensi teknis yang sangat spesifik dan sangat dicari oleh industri laboratorium gigi maupun rumah sakit. Gelar Sarjana Terapan Kesehatan (S.Tr.Kes) memberikan pengakuan profesional yang kuat bagi lulusannya untuk langsung terjun ke dunia kerja sebagai mitra dokter gigi.

Lebih lanjut, Ibu Winda memaparkan bahwa pendidikan lulusan D4 TKG tidak berhenti sampai di gelar sarjana terapan saja. “Apa saja studi lanjutan yang bisa diambil setelah menempuh studi di D4 TKG,” ujar Briliano Dwi Revansyah, salah satu peserta yang berasal dari MA Sumber Bungur. Bu Winda menegaskan para lulusan memiliki akses untuk menempuh pendidikan lanjut ke jenjang Magister (S2).

Hal ini mematahkan anggapan bahwa jalur vokasi memiliki batas dalam jenjang akademik, justru jalur ini menawarkan kombinasi skill praktis dan teori yang mumpuni. Peluang beasiswa dan karier internasional juga menjadi sorotan dalam sesi ini. Dengan standar pendidikan yang mengacu pada kebutuhan global, lulusan D4 TKG UNAIR memiliki kesempatan besar untuk berkarier di luar negeri. Selain itu, dapat menjadi pengusaha di bidang laboratorium keteknisian gigi (dental technopreneur). Penjelasan ini memberikan motivasi tambahan bagi para siswa untuk melihat profesi teknisi gigi sebagai pilihan karier yang menjanjikan dan prestisius.

Penutup Acara dan Antusiasme Peserta

Kegiatan ini berakhir dengan sesi tanya jawab interaktif dengan berbagai pertanyaan oleh para peserta. Para peserta memberikan testimoni positif mengenai kejelasan informasi yang mereka terima, terutama terkait perbedaan mendasar antara kedokteran gigi dan teknologi kesehatan gigi. Acara berujung dengan sesi foto sebagai dokumentasi kegiatan.

Pihak Fakultas Vokasi UNAIR berharap melalui kegiatan rutin seperti ini, kualitas input mahasiswa baru semakin meningkat. Hal ini seiring dengan pemahaman masyarakat yang lebih baik tentang dunia vokasi khususnya program studi D4 Teknologi Kesehatan Gigi.

[BACA JUGA: Bahasa Inggris sebagai Penunjang Kesiapan Kerja Mahasiswa Vokasi Universitas Airlangga]

Penulis : Fawziya Danish Araazwa

Editor: Vioretha (Tim Humas Informasi Vokasi)