VOKASI NEWS – Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang semakin banyak ditemukan pada usia remaja dan dewasa muda. Peningkatan IMT tidak hanya berhubungan dengan risiko gangguan metabolik, tetapi juga dapat memengaruhi sistem muskuloskeletal, termasuk menurunnya kemampuan menjaga keseimbangan dinamis saat melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berlari, maupun berpindah posisi. Sumber: Meidi et al., 2025.
Penurunan keseimbangan dinamis pada kelompok IMT tinggi terjadi akibat perubahan biomekanik tubuh dan berkurangnya fungsi sensorimotor. Peningkatan berat badan menyebabkan beban yang lebih besar pada ekstremitas bawah, terutama kaki, sehingga stabilitas tubuh dapat mengalami gangguan. Sumber: Keniten et al., 2024.
Kombinasi Latihan untuk Meningkatkan Keseimbangan
Salah satu pendekatan fisioterapi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dinamis adalah kombinasi stimulasi vibrasi dan foot core exercise. Stimulasi vibrasi bekerja dengan memberikan rangsangan mekanis berupa getaran pada jaringan tubuh yang mampu meningkatkan aktivasi otot, memperbaiki fungsi sensorik, serta meningkatkan respons neuromuskular terhadap perubahan posisi tubuh. Sumber: Kwon et al., 2024.
Sementara itu, foot core exercise merupakan latihan yang berfokus pada penguatan otot intrinsik kaki. Latihan ini membantu mempertahankan lengkung kaki, meningkatkan stabilitas postural, serta mendukung kontrol gerak yang lebih baik saat melakukan aktivitas dinamis. Sumber: Kao et al., 2024.
[BACA JUGA: Dari Daun ke Ilmu: Edukasi TOGA, Jamu, OHT, dan Fitofarmaka oleh Mahasiswa Keperawatan Universitas Airlangga]
Potensi Intervensi Fisioterapi untuk Meningkatkan Keseimbangan Dinamis
Kelompok dengan IMT tinggi cenderung mengalami perubahan biomekanik akibat peningkatan beban pada ekstremitas bawah yang dapat memengaruhi kontrol postural dan keseimbangan dinamis. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penerapan intervensi fisioterapi yang mampu meningkatkan fungsi sensorimotor dan stabilitas tubuh untuk mendukung aktivitas fungsional sehari-hari. Sumber: Meidi et al., 2025.
Stimulasi vibrasi dan foot core exercise menjadi salah satu pendekatan yang dapat diterapkan karena memiliki mekanisme yang saling melengkapi. Stimulasi vibrasi membantu meningkatkan sensitivitas proprioseptif dan respons neuromuskular. Sementara itu, foot core exercise berperan dalam memperkuat otot intrinsik kaki yang mendukung stabilitas tubuh.
Melalui peningkatan kontrol gerak dan keseimbangan postural, kombinasi kedua intervensi tersebut berpotensi mendukung peningkatan keseimbangan dinamis pada kelompok dengan IMT tinggi. Menjaga kesehatan otot dan sendi serta meningkatkan aktivitas fisik secara rutin merupakan langkah penting untuk mempertahankan keseimbangan tubuh. Selain itu, latihan yang berfokus pada kekuatan dan kontrol gerak perlu dilakukan, terutama pada individu dengan IMT tinggi.
Penulis: Cindy Andina Rosadella
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



