VOKASI NEWS – Penggunaan obat cair menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kesehatan, terutama bagi kelompok lanjut usia yang sering menjalani terapi pengobatan dalam jangka waktu tertentu. Meskipun demikian, pemahaman mengenai jenis, cara penggunaan, serta penyimpanan obat cair masih perlu ditingkatkan karena kesalahan dalam penggunaan maupun penyimpanan dapat memengaruhi kualitas dan efektivitas obat.
Pentingnya Pemahaman tentang Sediaan Obat Cair
Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat, mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan edukasi kesehatan mengenai sediaan obat cair bagi lansia di RT 13, RW 05, Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 09 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar sepuluh peserta lansia dan berlangsung dalam suasana santai serta interaktif.
Pengenalan Jenis dan Fungsi Sediaan Obat Cair
Materi yang disampaikan berfokus pada berbagai jenis sediaan obat cair yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa jenis sediaan yang diperkenalkan meliputi sirup, suspensi, emulsi, eliksir, dan obat tetes. Setiap jenis sediaan memiliki karakteristik yang berbeda sehingga memerlukan cara penggunaan yang sesuai agar manfaat pengobatan dapat diperoleh secara optimal.
Selain mengenalkan berbagai jenis sediaan obat cair, edukasi juga membahas fungsi masing-masing sediaan serta kondisi yang memerlukan penggunaan obat dalam bentuk cair. Penjelasan diberikan menggunakan bahasa sederhana sehingga informasi dapat diterima dengan baik oleh peserta. Penyampaian materi didukung dengan media presentasi dan leaflet yang berisi ringkasan materi sehingga informasi yang diperoleh dapat dipelajari kembali setelah kegiatan selesai.
Penyimpanan Obat dan Interaksi Peserta dalam Edukasi
Pembahasan mengenai penyimpanan obat menjadi salah satu topik yang menarik perhatian peserta. Informasi mengenai suhu penyimpanan, masa penggunaan setelah kemasan dibuka, serta pentingnya memperhatikan tanggal kedaluwarsa dijelaskan secara rinci. Penyimpanan yang tidak sesuai berpotensi menurunkan kualitas obat sehingga manfaat yang diharapkan dari terapi tidak dapat diperoleh secara maksimal. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cara penyimpanan yang benar menjadi bagian penting dalam penggunaan obat sehari-hari.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan seputar penggunaan obat cair yang sering ditemukan di lingkungan rumah tangga. Topik yang dibahas antara lain aturan penggunaan obat setelah kemasan dibuka, cara membaca petunjuk pada kemasan, serta perbedaan antara beberapa jenis obat cair yang sering digunakan untuk mengatasi keluhan kesehatan tertentu. Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya minat peserta terhadap informasi kesehatan yang berkaitan dengan penggunaan obat.
Suasana kegiatan semakin hidup ketika sesi kuis mulai dilaksanakan. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya. Peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar memperoleh doorprize sebagai bentuk apresiasi. Sesi tersebut tidak hanya menciptakan suasana yang menyenangkan, tetapi juga membantu memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah diterima.
Salah satu peserta menyampaikan kesan positif setelah mengikuti kegiatan edukasi tersebut. “Ternyata obat cair itu macamnya banyak dan cara penggunaannya juga berbeda-beda. Saya baru tahu kalau penyimpanan obat juga harus diperhatikan supaya kualitasnya tetap baik. Kegiatannya bagus karena menambah wawasan kami,” tuturnya.
Evaluasi dan Manfaat Edukasi bagi Lansia
Sebagai bagian dari evaluasi, kegiatan diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk melihat perubahan pengetahuan setelah mengikuti edukasi. Selain itu, leaflet juga dibagikan kepada seluruh peserta sebagai media informasi yang dapat digunakan sebagai bahan bacaan di rumah.
Edukasi mengenai sediaan obat cair diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman lansia mengenai penggunaan obat yang aman dan tepat. Pengetahuan mengenai jenis obat cair, aturan penggunaan, serta cara penyimpanan yang benar menjadi bekal penting dalam mendukung keberhasilan terapi dan menjaga kualitas kesehatan pada usia lanjut.
[BACA JUGA: Sistem Keamanan Motor Pintar Berbasis Teknologi IoT]
Penulis: Jelita Novita Sari
Pembimbing: Hafna Ilmy Muhalla
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



