Mahasiswa D-III Keperawatan Kenalkan Vital Signs melalui Edukasi Bahasa Inggris Sederhana

VOKASI NEWS – Mahasiswa D-III Keperawatan VOKASI UNAIR Kampus Gresik melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Health Guardian: Practical and Educational Vital Sign Lessons for Youth”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, di Perumahan Graha Bunder Asri atau GBA, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek pembelajaran Mata Kuliah Keperawatan Bahasa Inggris. Tujuannya ialah meningkatkan pengetahuan remaja mengenai tanda-tanda vital sekaligus memperkenalkan istilah kesehatan dasar dalam bahasa Inggris.

Sasaran kegiatan adalah remaja di lingkungan Perumahan Graha Bunder Asri. Melalui edukasi ini, peserta diharapkan mampu memahami pentingnya tanda-tanda vital sebagai indikator awal kondisi kesehatan seseorang.

Mengenal Tanda-Tanda Vital dengan Bahasa Inggris Sederhana

Materi yang diberikan meliputi suhu tubuh atau body temperature, tekanan darah atau blood pressure, frekuensi nadi atau pulse rate, dan frekuensi pernapasan atau respiratory rate. Keempat indikator tersebut menjadi dasar penting dalam mengenali kondisi kesehatan tubuh.

Materi disampaikan menggunakan bahasa Inggris sederhana yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Pendekatan ini dilakukan agar peserta tidak hanya memahami konsep kesehatan, tetapi juga mulai mengenal istilah dasar yang sering digunakan dalam dunia kesehatan.

Dengan cara tersebut, pembelajaran menjadi lebih mudah diterima. Peserta dapat menghubungkan istilah bahasa Inggris dengan contoh nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Edukasi Interaktif melalui Smart Box

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pengisian pre-test. Tahap ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai tanda-tanda vital sebelum materi diberikan.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi edukasi menggunakan media pembelajaran Smart Box. Media tersebut dirancang secara menarik dan interaktif agar peserta lebih mudah memahami materi.

Smart Box memuat definisi, alat yang digunakan, nilai normal, serta prosedur sederhana dalam melakukan pengukuran tanda-tanda vital. Media ini membantu peserta memahami materi secara visual dan praktis.

Penyampaian materi juga dilakukan dengan mengajak peserta berdiskusi dan menjawab pertanyaan sederhana terkait kesehatan. Selama sesi berlangsung, istilah-istilah kesehatan dalam bahasa Inggris diperkenalkan secara bertahap disertai penjelasan yang mudah dipahami.

Truth or Dare Tingkatkan Partisipasi Peserta

Untuk meningkatkan partisipasi, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif Truth or Dare. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan pertanyaan maupun tantangan yang berkaitan dengan materi yang telah dipelajari.

Pertanyaan yang diberikan mencakup alat pengukuran tanda-tanda vital, nilai normal, serta langkah-langkah sederhana dalam melakukan pengukuran. Melalui permainan tersebut, peserta dapat mengulang kembali materi dengan cara yang menyenangkan.

Suasana kegiatan menjadi lebih aktif karena peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Metode ini membantu peserta lebih percaya diri dalam menjawab pertanyaan dan menggunakan istilah kesehatan sederhana.

Firman selaku koordinator lokasi kegiatan menyampaikan bahwa edukasi kesehatan bagi remaja memiliki manfaat penting dalam meningkatkan kesadaran terhadap kondisi kesehatan diri sendiri maupun keluarga.

“Pengetahuan mengenai tanda-tanda vital merupakan dasar yang penting untuk mengenali kondisi kesehatan sejak dini dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Kesehatan Remaja

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti diskusi, menjawab pertanyaan, dan bekerja sama menyelesaikan berbagai tantangan dalam permainan edukatif.

Suasana belajar yang menyenangkan membuat peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan. Peserta juga mendapatkan pengalaman baru dalam mengenal istilah kesehatan dasar menggunakan bahasa Inggris.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta mengerjakan post-test setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai tanda-tanda vital dibandingkan sebelum mengikuti edukasi.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta serta sesi dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, remaja diharapkan semakin memahami pentingnya pemantauan tanda-tanda vital sebagai langkah awal menjaga kesehatan.

Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi seperti ini menjadi langkah sederhana untuk membangun kesadaran kesehatan sejak usia remaja.

[BACA JUGA: Salah Pilih Obat Bisa Berbahaya! Mahasiswa D-III Keperawatan Gelar Penyuluhan Tentang Penggunaan Obat yang Tepat]

Penulis: Dwi Ulfatun Nisaiyah, Faizatur Risqiyah, Elok Rosdiana

Pembimbing: Hafna Ilmy Muhalla

Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)