Mahasiswa D-III Keperawatan UNAIR Laksanakan KKG di Desa Tumapel

VOKASI NEWS – Sebanyak 113 mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga mengikuti praktik kerja lapangan dengan terjun langsung ke permukiman warga. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, pada 4–28 November 2025. Selama kurang lebih empat minggu, mahasiswa menjalankan praktik sebagai bagian dari Kuliah Kerja Gerontik dan Komunitas (KKG).

Berbeda dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bersifat multidisiplin, KKG merupakan praktik stase yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, dan Keperawatan Gerontik. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya promotif dan preventif. Meskipun sering dianggap sebagai KKN oleh masyarakat, KKG memiliki beban praktik klinis yang lebih spesifik dan mendalam.

Pendekatan Keperawatan Keluarga dan Gerontik

Pada stase Keperawatan Keluarga dan Gerontik, setiap mahasiswa bertanggung jawab mendampingi satu keluarga binaan dan satu lansia binaan. Pendampingan dilakukan melalui kunjungan rumah secara berkala untuk melakukan pengkajian kesehatan serta memberikan tindakan keperawatan secara individual.

Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat anggota yang memiliki penyakit kronis atau masalah kesehatan tertentu. Selain itu, kunjungan rumah memungkinkan mahasiswa memantau perkembangan kondisi kesehatan pasien secara lebih menyeluruh.

Bagi lansia binaan, perhatian diberikan pada peningkatan kemandirian fungsional serta pencegahan penyakit degeneratif melalui edukasi mengenai nutrisi dan gaya hidup sehat. Pemeriksaan tanda-tanda vital juga dilakukan secara rutin agar kondisi kesehatan lansia tetap terpantau selama masa praktik.

Mahasiswa turut mengajarkan berbagai teknik relaksasi sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Dengan demikian, keluarga dan lansia diharapkan mampu mengelola kondisi kesehatannya secara mandiri. Pendekatan tersebut juga mendukung keberlanjutan perawatan meskipun masa praktik mahasiswa telah berakhir.

Program Keperawatan Komunitas

Pada stase Keperawatan Komunitas, mahasiswa melaksanakan berbagai program yang menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Kegiatan meliputi partisipasi dalam Posyandu Balita dan Posyandu Lansia sebagai upaya pemantauan kesehatan masyarakat.

Selain itu, mahasiswa memberikan edukasi kesehatan kepada siswa di sekolah serta berkolaborasi dengan Karang Taruna untuk memberdayakan kelompok remaja. Sementara itu, kelompok dewasa yang diwakili ibu-ibu PKK memperoleh sosialisasi mengenai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan hasil pengkajian kesehatan kepada tokoh masyarakat, ketua RT/RW, dan kader kesehatan setempat. Selanjutnya, forum dimanfaatkan sebagai ruang diskusi bersama untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan kesehatan di Desa Tumapel. Pada kegiatan ini, mahasiswa berperan sebagai fasilitator, bukan sebagai instruktur.

Apresiasi Pemerintah Desa

Kepala Desa Tumapel, Ziadatul Akmal, SH., menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan manfaat bagi warga, khususnya dalam memperoleh informasi kesehatan yang akurat dan mudah dipahami.

Pemerintah Desa Tumapel juga berharap sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan KKG dapat memberikan dampak yang berkelanjutan. Pada akhirnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga mampu mengimplementasikan kompetensi keilmuan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

[BACA JUGA: Adolescents at Gresik Kota Baru (GKB) Park Learn Emergency Communication Through the Talking by Order Method]

Penulis: Nur ‘Afifah Febriyanti

Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)