VOKASI NEWS – Perkembangan ekonomi digital melahirkan berbagai profesi baru, salah satunya content creator. Selain menjadi ruang untuk berkarya, aktivitas tersebut juga dapat menjadi sumber penghasilan melalui iklan, kerja sama dengan merek, maupun berbagai bentuk kolaborasi digital. Kondisi ini turut membawa aspek perpajakan yang perlu dipahami oleh pelaku di dalamnya.
Isu tersebut menjadi pembahasan dalam Kuliah Umum Perpajakan bertema “The Art of Tax Compliance: Mengupas Sisi Fiskal di Balik Layar Content Creator” yang diselenggarakan mahasiswa D3 Perpajakan VOKASI UNAIR pada 12 September 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 180 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya.
Dekat dengan Aktivitas Generasi Muda
Pemilihan content creator sebagai topik kuliah umum menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan aspek perpajakan melalui fenomena yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan pada pentingnya pencatatan penghasilan, pemenuhan kewajiban perpajakan, serta kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan bagi individu yang memperoleh penghasilan dari aktivitas digital.
Materi disampaikan oleh Nur Hidayanti Ilmi, A.Md., BBA., BKP., bersama narasumber lainnya. Pembahasan menyoroti bahwa penghasilan seorang content creator dapat berasal dari berbagai sumber, mulai dari promosi iklan hingga kerja sama dengan brand dan pihak lainnya.
Beragam sumber penghasilan tersebut membuat pemahaman mengenai aspek fiskal menjadi semakin relevan seiring berkembangnya pola ekonomi digital.
Perpajakan dalam Ekonomi Digital
Seminar juga menjadi ruang diskusi antara peserta dan narasumber untuk membahas isu perpajakan yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi digital. Peserta mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai kewajiban perpajakan sekaligus mengaitkannya dengan aktivitas ekonomi yang mereka temui sehari-hari.
Bagi mahasiswa, pembahasan tersebut menjadi bekal untuk memahami aspek perpajakan sebelum memasuki dunia profesional. Literasi perpajakan juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mengenai tanggung jawab atas penghasilan yang diperoleh.
Antusiasme peserta yang didominasi generasi muda menunjukkan bahwa isu perpajakan dapat dikemas melalui topik yang dekat dengan perkembangan zaman. Pendekatan tersebut sekaligus membuka ruang edukasi mengenai kepatuhan pajak di tengah pertumbuhan ekonomi digital.
[BACA JUGA: Tax Center UIN KHAS Jember Kunjungi Tax Center VOKASI UNAIR, Bahas Tata Kelola dan Strategi Pengembangan]
Perluas Literasi Perpajakan Mahasiswa
Kuliah Umum Perpajakan tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga sarana untuk memperluas literasi perpajakan di kalangan mahasiswa. Pengangkatan tema content creator memberikan konteks aktual mengenai hubungan antara aktivitas ekonomi digital dan kewajiban perpajakan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa D3 Perpajakan VOKASI UNAIR turut mengambil peran dalam memperkenalkan pemahaman perpajakan kepada generasi muda dengan mengangkat isu yang relevan dengan perkembangan ekonomi saat ini.
***
Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)


