VOKASI NEWS – Peran mahasiswa dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal semakin nyata di tengah perkembangan ekonomi digital. Hal tersebut ditunjukkan oleh Senia Firda Putri Hermawan, mahasiswi D4 Manajemen Perkantoran Digital Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, yang memanfaatkan platform TikTok melalui skema TikTok Affiliate untuk mendorong penjualan UMKM lokal.
Memanfaatkan TikTok sebagai Strategi Pemasaran Digital
Senia Firda Putri Hermawan mulai aktif sebagai kreator TikTok Affiliate sejak 2025, seiring meningkatnya tren social commerce di kalangan generasi muda. Pada tahap awal, Senia Firda Putri Hermawan merupakan penikmat konten hiburan sebelum melihat potensi TikTok sebagai sarana pemasaran digital yang efektif bagi brand lokal.
“Pada awalnya saya hanya melihat konten ulasan produk, namun seiring waktu menyadari bahwa aktivitas tersebut tidak sekadar konten hiburan, melainkan dapat menjadi strategi pemasaran yang efektif.” ujar Senia.
Melalui akun TikTok pribadi, Senia Firda Putri Hermawan secara konsisten memproduksi konten ulasan produk, unboxing, hingga storytelling yang dikemas secara ringan dan relevan dengan audiens. Selain itu, setiap konten dilengkapi tautan affiliate yang memungkinkan audiens melakukan pembelian secara langsung sekaligus memberikan komisi bagi kreator.
Dampak bagi UMKM Lokal
Dalam pelaksanaannya, Aktivitas promosi dilakukan secara daring dari Surabaya dengan jangkauan nasional. Dengan jangkauan tersebut, produk-produk UMKM yang dipromosikan oleh Senia Firda Putri Hermawan dapat menjangkau konsumen dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga membantu meningkatkan visibilitas dan potensi penjualan brand lokal.
Di sisi lain, menurut Senia Firda Putri Hermawan, tantangan utama yang dihadapi UMKM bukan terletak pada kualitas produk, melainkan pada strategi promosi dan citra di mata konsumen. “Pada dasarnya, brand lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan produk luar negeri. Namun, masih terdapat kendala pada aspek promosi dan persepsi konsumen,” ungkap Senia.
Strategi Konten dan Pemahaman Algoritma
Dalam pengelolaan konten, Senia Firda Putri Hermawan memanfaatkan tren dan algoritma TikTok sebagai bagian dari strategi pemasaran digital. Pemilihan audio yang sedang populer, penentuan waktu unggah yang tepat, serta penggunaan gaya komunikasi yang sesuai dengan karakteristik target audiens menjadi aspek penting dalam proses produksi konten.
Tidak hanya berfokus pada tren, Senia Firda Putri Hermawan juga memperhatikan kualitas pesan yang disampaikan dalam setiap unggahan. Penyampaian informasi produk dilakukan secara jelas, jujur, dan relevan dengan kebutuhan audiens guna membangun kredibilitas dan kepercayaan. Meski memanfaatkan algoritma platform, konsistensi dan keaslian konten tetap menjadi prinsip utama.
Implementasi Pembelajaran di Bangku Kuliah
Selain berdampak pada peningkatan penjualan UMKM, aktivitas TikTok Affiliate memberikan pengalaman praktis yang selaras dengan bidang studi Manajemen Perkantoran Digital. Pengalaman tersebut menjadi bentuk implementasi langsung pembelajaran manajemen dan pemasaran digital yang diperoleh di Fakultas Vokasi.
Pada akhirnya, Senia Firda Putri Hermawan berharap semakin banyak generasi muda terlibat dalam mendukung produk lokal, baik sebagai konsumen maupun kreator. Pelaku UMKM juga didorong untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tren pemasaran digital guna meningkatkan daya saing di pasar nasional.
[BACA JUGA: Spring Program 2026 FV x FEB UNAIR Sambut Antusiasme Mahasiswa Inbound UiTM Malaysia]
***
Penulis: Tim Vokasi Branding



