VOKASI NEWS – Penelitian mahasiswa Universitas Airlangga membuktikan bahwa masker binahong dan tepung tapioka efektif mengurangi jerawat pada remaja. Kombinasi alami ini aman, praktis, dan mudah digunakan.
Jerawat merupakan masalah kulit yang banyak dialami remaja. Kondisi ini ditandai dengan peradangan pada unit pilosebasea. Data menunjukkan angka kejadian jerawat di Indonesia mencapai 80–85 persen, dengan prevalensi tertinggi pada usia 16–25 tahun sebesar 53,2 persen. Gangguan ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga berdampak pada rasa percaya diri dan kualitas hidup.
Pengobatan konvensional seperti antibiotik sering digunakan, namun berpotensi menimbulkan efek samping. Penggunaan dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan resistensi. Oleh karena itu, terapi alami menjadi pilihan yang lebih aman untuk perawatan kulit.
Daun binahong diketahui mengandung flavonoid, saponin, dan vitamin C. Kandungan tersebut berfungsi sebagai antibakteri, antiinflamasi, sekaligus mempercepat regenerasi kulit. Tepung tapioka berperan sebagai perekat alami, eksfoliator, serta membantu mengangkat sel kulit mati. Dalam teori Traditional Chinese Medicine (TCM), binahong bersifat dingin dengan rasa pahit-manis yang menyeimbangkan panas pemicu jerawat, sedangkan tapioka bersifat netral–manis yang memberi nutrisi pada kulit.
Desain Penelitian Mahasiswa
Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan metode pretest-posttest control group. Responden berjumlah 38 mahasiswa berusia 16–25 tahun yang dipilih melalui random sampling. Mereka dibagi menjadi dua kelompok.
Kelompok perlakuan pertama diberi masker kombinasi binahong–tapioka, sedangkan kelompok kedua hanya menggunakan masker tapioka. Aplikasi dilakukan tiga kali seminggu selama dua minggu. Tingkat keparahan jerawat diukur menggunakan Global Acne Grading System (GAGS) pada tahap awal dan akhir perlakuan.
Hasil Penelitian
Rata-rata skor GAGS kelompok kombinasi binahong–tapioka menurun dari 12,16 menjadi 5,32 setelah dua minggu. Kelompok yang hanya menggunakan tapioka tidak menunjukkan penurunan signifikan. Hasil uji statistik memberikan nilai signifikansi <0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa masker kombinasi binahong–tapioka efektif menurunkan tingkat keparahan jerawat.
Penurunan tersebut menunjukkan bahwa senyawa aktif binahong berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Sementara itu, tapioka membantu mempercepat pengangkatan sel kulit mati sekaligus menjaga daya rekat masker pada kulit.
[BACA JUGA: Analisis Bahaya Batas Kritis Kontrol (ABBKK) Berbasis Brand Standard Audit di Hotel JW Marriott Surabaya]
Kesimpulan
Masker kombinasi binahong dan tepung tapioka terbukti efektif sebagai perawatan jerawat remaja. Hasil penelitian memperlihatkan adanya penurunan signifikan pada skor GAGS setelah penggunaan rutin. Selain aman dan praktis, kombinasi ini mudah diaplikasikan sehingga dapat menjadi alternatif perawatan alami bagi remaja yang ingin menjaga kesehatan kulitnya.
***
Penulis: Arzila Emilia Ahsanti
Editor: Fatikah Rachmadianty