VOKASI NEWS – Hari pertama sebagai mahasiswa baru menjadi momentum bagi peserta Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus membangun identitas sebagai bagian dari keluarga Vokasi.
Melalui PKKMB atau Laskar Vokasi tahun ini, Fakultas Vokasi tidak hanya menghadirkan rangkaian kegiatan penyambutan. Sejumlah penugasan dirancang untuk mendorong mahasiswa baru mengembangkan keberanian menyampaikan pendapat, memahami persoalan di sekitar, serta menerapkan kepedulian melalui tindakan nyata.
Upaya tersebut menjadi bagian dari pembentukan Pride, Vibes, dan Atsmorfie sebagai identitas mahasiswa Vokasi. Salah satu nilai yang ditekankan adalah kebanggaan menjadi mahasiswa vokasi sekaligus mendorong mahasiswa untuk tidak terbatas pada stigma bahwa pendidikan vokasi hanya berorientasi pada keterampilan praktik.
Mendorong Mahasiswa Vokasi Peka terhadap Isu Sosial
Salah satu penugasan dalam PKKMB Laskar Vokasi adalah One Issue One Voice. Melalui penugasan ini, mahasiswa baru diminta menyampaikan pandangan mengenai isu sosial, politik, dan ekonomi yang berkaitan dengan dunia bisnis, industri, maupun dunia kerja.
Mahasiswa diberikan beberapa pilihan topik. Topik pertama membahas stigma dan realitas pendidikan vokasi, termasuk pandangan yang membandingkan pendidikan vokasi dengan pendidikan akademik. Topik kedua mengangkat tantangan mahasiswa vokasi dalam menghadapi dunia kerja, mulai dari kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri hingga persaingan di tengah perkembangan otomatisasi dan efisiensi tenaga kerja.
Sementara itu, topik ketiga membahas peran keterampilan praktis dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Mahasiswa diajak melihat bahwa keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan vokasi tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pekerjaan. Keterampilan tersebut juga dapat memberikan dampak bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Melalui One Issue One Voice, mahasiswa baru dilatih untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan menyampaikan pandangan terhadap persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka. Penugasan ini juga memperkenalkan mahasiswa pada berbagai isu yang dapat memengaruhi dunia kerja dan kehidupan masyarakat.
2.219 Ecobrick, Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan
Selain mendorong mahasiswa untuk berani menyampaikan gagasan, PKKMB Laskar Vokasi juga menghadirkan penugasan. Penugasan tersebut mengajak mahasiswa melakukan aksi nyata melalui pembuatan ecobrick.
Setiap mahasiswa baru diwajibkan membuat ecobrick dengan memanfaatkan botol plastik yang diisi dan dipadatkan menggunakan sampah plastik. Penugasan tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan kepedulian terhadap persoalan sampah sekaligus mendorong mahasiswa untuk mulai menerapkan tindakan sederhana di lingkungan sekitar.
Dari pelaksanaan penugasan tersebut, terkumpul sebanyak 2.219 ecobrick dari mahasiswa baru Fakultas Vokasi. Seluruh ecobrick kemudian disusun oleh panitia Laskar Vokasi dalam sebuah konfigurasi yang membentuk logo Laskar Vokasi.
Jumlah tersebut menjadi gambaran partisipasi mahasiswa baru dalam kegiatan yang menghubungkan isu lingkungan dengan tindakan langsung. Proses pembuatan ecobrick juga mengajak mahasiswa untuk tidak hanya mengenal persoalan sampah melalui informasi yang diterima, tetapi turut terlibat dalam pengelolaan sampah plastik secara sederhana.
Membangun Karakter Mahasiswa Vokasi
One Issue One Voice dan ecobrick memiliki bentuk kegiatan yang berbeda. Satu penugasan mendorong mahasiswa menyampaikan gagasan, sedangkan penugasan lainnya mengajak mahasiswa melakukan tindakan nyata. Keduanya menjadi bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa Vokasi yang memiliki keterampilan praktis sekaligus kepedulian terhadap persoalan di sekitarnya.
Melalui rangkaian PKKMB tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan pada pemahaman bahwa kehidupan perkuliahan dan dunia kerja tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis. Kemampuan memahami isu, menyampaikan pendapat, serta berkontribusi terhadap lingkungan sosial juga menjadi bagian dari proses pengembangan diri sebagai mahasiswa vokasi.
Rangkaian kegiatan Laskar Vokasi tahun ini menjadi salah satu langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal identitas Vokasi. Tidak hanya melalui keterampilan yang dipelajari di ruang praktik, tetapi juga melalui keberanian berpikir, bersuara, dan mengambil bagian dalam persoalan yang ada di lingkungan sekitar.
[BACA JUGA: OSH CUP 2026: Ketika Sportivitas dan Semangat K3 Bertemu di Lapangan]
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



