VOKASI NEWS – Pelajari sejarah Plaza Surabaya melalui video storytelling karya mahasiswa D3 Perpustakaan UNAIR. Konten ini mengulas pembangunan, peresmian, hingga nilai historis Delta Plaza sebagai bagian dari perjalanan Kota Surabaya.
Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam penyampaian informasi. Salah satunya melalui video storytelling, yaitu metode bercerita dengan memadukan narasi dan visualisasi digital. Storytelling tidak lagi terbatas pada pertemuan tatap muka, tetapi dapat dikemas dalam bentuk video animasi yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.
Metode ini dinilai efektif karena mampu menarik perhatian masyarakat yang cenderung lebih menyukai konten visual dan audio dibandingkan teks panjang. Selain menyampaikan informasi, video storytelling juga berperan dalam meningkatkan minat literasi serta melestarikan sejarah melalui pendekatan kreatif dan mudah dipahami.
Sejarah Plaza Surabaya
Surabaya dikenal sebagai kota dengan banyak jejak sejarah. Salah satu yang menarik perhatian adalah Plaza Surabaya, atau yang lebih dikenal dengan Delta Plaza. Pusat perbelanjaan ini tidak hanya menjadi ikon modern, tetapi juga menyimpan cerita panjang sejak awal pembangunannya.
Plaza Surabaya mulai dibangun pada tahun 1984 dan ditinjau langsung oleh Presiden Soeharto pada 30 Desember 1987. Peresmian dilakukan pada 2 Juni 1988 dengan kehadiran Soeharto bersama istrinya, Siti Hartinah, yang akrab disapa Ibu Tien. Upacara peresmian ditandai dengan pelemparan beras kuning di halaman plaza dan disambut meriah oleh masyarakat.
Pada masa itu, pembangunan Plaza Surabaya disebut sebagai salah satu proyek pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai investasi mencapai Rp166 miliar. Menariknya, lahan yang digunakan sebelumnya merupakan rumah sakit pada masa perjuangan, tempat merawat para pejuang yang terluka melawan penjajah. Fakta ini memperkuat posisi Plaza Surabaya sebagai lokasi yang sarat nilai sejarah sekaligus bagian dari perkembangan kota.
Upaya Mahasiswa Melestarikan Sejarah
Untuk mendekatkan sejarah Plaza Surabaya kepada masyarakat, mahasiswa D3 Perpustakaan Universitas Airlangga membuat video storytelling yang menampilkan perjalanan pembangunan hingga peresmiannya. Konten ini dipublikasikan melalui kanal YouTube resmi D3 Perpustakaan UNAIR (PSP Official).
Dengan visualisasi animasi dan narasi yang menarik, video ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi sekaligus pelestarian sejarah. Kehadiran metode digital storytelling memungkinkan masyarakat, khususnya generasi muda, mengenal Plaza Surabaya tidak hanya sebagai mal modern, tetapi juga sebagai bagian penting dari sejarah kota.
[BACA JUGA: Membangun Brand Lewat Influencer Marketing Era Digital]
***
Penulis: Firdha Amelia A.
Editor: Fatikah Rachmadianty