Mengenalkan Sediaan Obat Khusus kepada Masyarakat Pedesaan Melalui Edukasi Kesehatan Universitas Airlangga

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar edukasi kesehatan mengenai sediaan obat khusus kepada masyarakat pedesaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan agar masyarakat memahami berbagai bentuk sediaan obat yang digunakan dalam pelayanan kesehatan.

Selama ini, sebagian masyarakat lebih mengenal obat berbentuk tablet, kapsul, atau sirup. Padahal, perkembangan ilmu farmasi telah menghadirkan berbagai bentuk sediaan obat yang disesuaikan dengan kebutuhan terapi pasien.

Mengenal Berbagai Sediaan Obat Khusus

Tim mahasiswa memperkenalkan tiga jenis sediaan obat khusus. Ketiganya meliputi transdermal, inhalasi, dan implan.

Safirah Anggraini Shevputri selaku pemateri menjelaskan bahwa setiap bentuk sediaan obat memiliki fungsi dan cara penggunaan yang berbeda. Pemilihan sediaan juga disesuaikan dengan kondisi pasien dan tujuan terapi.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa obat tidak selalu berbentuk tablet, kapsul, atau sirup. Beberapa obat dirancang bekerja melalui kulit, saluran pernapasan, maupun implan di bawah kulit,” jelas Safirah.

Transdermal, Inhalasi, dan Implan

Peserta memperoleh penjelasan mengenai sediaan transdermal yang digunakan melalui patch atau plester khusus. Obat diserap secara perlahan melalui kulit sehingga memberikan efek terapi yang lebih stabil.

Mahasiswa juga mengenalkan sediaan inhalasi. Bentuk sediaan ini digunakan dengan cara dihirup sehingga obat dapat langsung mencapai saluran pernapasan. Cara tersebut membuat obat bekerja lebih cepat pada organ sasaran.

Selain itu, peserta mempelajari sediaan implan. Sediaan ini dipasang di bawah kulit dan mampu melepaskan zat aktif secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Pengguna tidak perlu mengonsumsi obat berulang kali dalam waktu singkat.

Antusiasme Peserta Tinggi

Penyampaian materi didukung menggunakan papan edukasi obat. Media tersebut membantu peserta memahami perbedaan setiap sediaan obat dengan lebih mudah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan mengenai bentuk obat yang pernah ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta baru mengetahui adanya sediaan obat selain tablet, kapsul, dan sirup. Hal tersebut menunjukkan pentingnya edukasi mengenai perkembangan bentuk sediaan obat kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa D-III Keperawatan VOKASI UNAIR berharap masyarakat semakin memahami penggunaan sediaan obat khusus. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendukung penggunaan obat yang lebih aman, efektif, dan rasional sesuai anjuran tenaga kesehatan.

[BACA JUGA: Cerdas Mengenal Obat, Sehat Menjaga Keluarga: Edukasi Penggolongan Obat bagi Ibu di Graha Bunder Asri]

Penulis: Safirah Anggraini Shevputri

Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)