Obat Aman Dimulai dari Pengetahuan yang Benar

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan kepada ibu-ibu PKK RT 01/RW 06 Pakal Nagan Baru. Kegiatan tersebut berlangsung di Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Edukasi kesehatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 3 Mei 2026 pukul 10.00–12.00 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema “Penggolongan Obat Berdasarkan Jenis (Tingkat Keamanan, Ketepatan Penggunaan, dan Keamanan Distribusi)”. Tema tersebut dipilih sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional.

Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai jenis-jenis obat dan aturan penggunaannya masih menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan kesalahan dalam penggunaan obat. Oleh karena itu, kegiatan edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai klasifikasi obat berdasarkan tingkat keamanannya. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan obat sesuai indikasi, aturan pakai, serta pentingnya memperoleh obat dari jalur distribusi yang resmi dan legal.

Edukasi Penggunaan Obat yang Tepat

Materi yang disampaikan meliputi berbagai golongan obat, seperti obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, obat wajib apotek (OWA), psikotropika, dan narkotika. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan memanfaatkan media edukasi berupa papan penggolongan obat dan leaflet. Media tersebut dirancang untuk memudahkan peserta memahami karakteristik masing-masing golongan obat. Selain menjelaskan pengertian dan aturan penggunaan obat, tim edukasi juga memberikan informasi mengenai manfaat dan efek samping obat. Tim edukasi turut menjelaskan risiko penggunaan obat yang tidak sesuai ketentuan.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi. Salah satu peserta mengajukan pertanyaan mengenai manfaat asam mefenamat yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tim edukasi menjelaskan bahwa asam mefenamat digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit gigi, nyeri haid, sakit kepala, maupun nyeri akibat peradangan. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman bahwa asam mefenamat termasuk golongan obat keras yang ditandai dengan logo lingkaran merah berhuruf “K” pada kemasannya. Penggunaannya harus sesuai anjuran tenaga kesehatan dan tidak boleh digunakan secara sembarangan.

Hasil Kegiatan dan Peningkatan Pemahaman Peserta

Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, kegiatan diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi. Nilai post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan edukasi. Peserta menjadi lebih memahami perbedaan golongan obat, aturan penggunaan, dan tingkat keamanan masing-masing jenis obat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mendorong penggunaan obat yang lebih aman, tepat, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

[BACA JUGA: Penggunaan Obat Padat yang Tepat Dimulai dari Pemahaman yang Benar Pentingnya Pemahaman Obat]

Penulis: Aila Nazuroh

Pembimbing: Dr. Susilo Harianto, S.Kep., Ns., M.Kep.,

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)