VOKASI UNAIR

Optimalisasi Persediaan Dengan Metode EOQ: Hemat Biaya, Maksimal Profit

Optimalisasi Persediaan Dengan Metode EOQ: Hemat Biaya, Maksimal Profit_Dokumen Istimewa

VOKASI NEWS – Optimalisasi persediaan dengan metode EOQ yang bertujuan agar hemat biaya dan memaksimal profit.

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, efisiensi manajemen inventory menjadi kunci keberhasilan perusahaan. Salah satu metode yang telah terbukti efektif dalam mengoptimalkan persediaan adalah Economic Order Quantity (EOQ). Metode ini tidak hanya membantu perusahaan menghemat biaya, tetapi juga memaksimalkan profit. 

Apa itu EOQ?

EOQ adalah metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan jumlah optimal barang yang harus dipesan dalam setiap pemesanan. Tujuannya adalah meminimalkan total biaya inventory, yang meliputi biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Dengan menerapkan EOQ, perusahaan dapat menemukan keseimbangan sempurna antara frekuensi pemesanan dan jumlah barang yang disimpan.

Manfaat Penerapan EOQ
  1. Pengurangan Biaya Penyimpanan: Dengan menghitung jumlah optimal barang yang harus disimpan, EOQ membantu mengurangi biaya yang terkait dengan penyimpanan inventory berlebih.
  2. Optimalisasi Biaya Pemesanan: EOQ memungkinkan perusahaan untuk menentukan frekuensi pemesanan yang tepat, menghindari pemesanan terlalu sering atau terlalu jarang.
  3. Meminimalisir Risiko Kehabisan Stok: Metode ini membantu memastikan ketersediaan barang yang cukup tanpa overstock.
  4. Peningkatan Efisiensi Operasional: Dengan inventory yang terkelola dengan baik, operasional perusahaan menjadi lebih lancar dan efisien.
Langkah-langkah Penerapan Metode EOQ:
  1. Identifikasi kebutuhan dan pengumpulan data historis permintaan.
  2. Perhitungan permintaan tahunan.
  3. Penentuan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan.

Rumus yang digunakan untuk menghitung biaya pemesanan yaitu:

Biaya pemesanan = DQS

D = penggunaan produk per periode

Q = jumlah pemesanan

S = biaya pemesanan

Rumus untuk menentukan besarnya biaya penyimpanan yaitu:

Biaya penyimpanan =  Q2H

Q = jumlah pemesanan

H = biaya penyimpanan 

  1. Menentukan besarnya EOQ. 

Untuk menentukan EOQ dapat dihitung dengan rumus:  

EOQ = 2DSH

Keterangan:

S = Biaya pemesanan per unit

D = penggunaan produk per periode

H = biaya penyimpanan per unit

  1. Perhitungan frekuensi pemesanan optimal.
  2. Penentuan persediaan pengaman (safety stock)

Rumus yang umumnya digunakan untuk menghitung reorder point yaitu:

ROP = (Lt × d) + SS

Keterangan:

Lt = Lead Time (hari, minggu, atau bulan)

d = Pemakaian rata-rata (per hari, per minggu, atau per bulan)

SS = Safety Stock (persediaan pengaman)

  1. Penentuan titik pemesanan kembali (reorder point).

SS = (Permintaan Maksimum – Permintaan rata-rata) – LeadTime

Keterangan:

Permintaan maksimum = tingkat permintaan tertinggi dalam satu periode

Permintaan rata-rata = rata-rata pemakaian dalam satu periode

LeadTime = Waktu yang dibutuhkan untuk menunggu barang sejak melakukan pemesanan hingga barang diterima

Dengan menerapkan EOQ, perusahaan dapat menghemat biaya secara signifikan. Misalnya, sebuah perusahaan manufaktur berhasil mengurangi biaya persediaan sebesar 30% setelah menerapkan EOQ. Penghematan ini langsung berdampak pada peningkatan profit.

Selain itu, EOQ membantu memaksimalkan profit dengan cara:
  • Mengurangi modal yang terikat dalam inventory.
  • Meningkatkan perputaran inventory.
  • Mengurangi risiko barang kadaluarsa atau rusak karena penyimpanan terlalu lama.

[BACA JUGA: Keunggulan Pendidikan Vokasi dalam Menyiapkan Tenaga Kerja]

Meskipun efektif, penerapan EOQ bisa menghadapi tantangan seperti fluktuasi permintaan yang tidak terduga atau perubahan biaya yang cepat. Solusinya adalah dengan melakukan pemantauan dan penyesuaian berkala, serta mengintegrasikan EOQ dengan sistem peramalan permintaan yang akurat. Selain itu, perusahaan dapat menerapkan pendekatan adaptif dengan menggunakan metode EOQ dinamis yang mempertimbangkan variabilitas permintaan. Implementasi safety stock yang tepat juga dapat membantu mengatasi ketidakpastian dalam permintaan. Penting juga untuk membangun hubungan yang kuat dengan pemasok untuk meningkatkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan pasar yang cepat. Dengan kombinasi strategi ini, perusahaan dapat memaksimalkan manfaat EOQ. 

***

Penulis : Nabila Nisfa Muharromah

Program Studi : D-III Akuntansi

Editor: Fatikah Rachmadianty

Share Media Sosmed

Pilihan Kategori

Name Link
Form permohonan peliputan, publikasi dan penerbitan
Panduan Prosedur Peliputan
Panduan Penulisan Artikel

Pastikan karya kamu sesuai panduan yang ada ya voks, tetap semangat!