VOKASI NEWS – Kegiatan uji coba paket wisata agro kopi berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan lembaga terkait. Acara ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Kare, Perhutani, Pokdarwis, Kelompok Tani Lokal, terhadap pengembangan potensi wisata berbasis perkebunan kopi di Desa Kare. “Dalam Kegiatan uji coba paket wisata agro kopi ini kami ingin membangun kolaborasi yang nyata antara pemerintah desa, pokdarwis, perhutani dan kelompok tani lokal dalam pengembangan potensi wisata di desa kare ini,” ucap Anazwah selaku Ketua Tim MBKB Desa Kare.
Edukasi Wisata Agro Kopi
Kegiatan tersebut menjadi upaya awal dalam memperkenalkan wisata agro kopi sebagai destinasi yang memadukan edukasi, alam, narasi sejarah lokal, dan pemberdayaan masyarakat. Para peserta diajak mengenal secara langsung prose budidaya kopi, mulai dari perawatan tanaman, pemetikan hasil panen, hingga pengolahan kopi sebelum dipasarkan kepada konsumen.
Pemerintah desa menyampaikan bahwa potensi wisata agro kopi dinilai mampu menjadi daya tarik baru yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa. Selain memiliki kondisi alam yang mendukung, keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan kopi juga menjadi nilai tambah bagi pengembangan wisata berbasis lokal.
Peran Masyarakat dan Lembaga Pendukung
Dalam kegiatan tersebut, kelompok tani kopi memberikan penjelasan mengenai teknik penanaman dan pengolahan kopi. Mereka juga menyampaikan narasi sejarah kopi yang telah diwariskan secara turun temurun oleh petani setempat. Kegiatan ini juga turut memperkenalkan coklat yang merupakan komoditas lokal selain kopi di Desa Kare. Peserta juga mendapatkan pengalaman langsung melihat aktivitas di area perkebunan sehingga suasana wisata terasa lebih edukatif dan interaktif.
Dukungan dari pihak Perhutani turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan wisata yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Selain itu, keberlanjutan kawasan sekitar hutan juga diharapkan dapat terus terjaga.
Sementara itu, Pokdarwis berkontribusi dalam penyusunan konsep pelayanan wisata, mulai dari pengelolaan alur kunjungan hingga persiapan paket wisata yang menarik bagi wisatawan. Peran Pokdarwis dianggap penting dalam menciptakan pelayanan wisata yang lebih terorganisir dan profesional.
Promosi dan Pengembangan Wisata Desa
Duta kampus dari Politeknik Negeri Madiun juga ikut berpartisipasi dalam membantu promosi kegiatan melalui media digital dan media sosial. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan inovasi dan ide kreatif dalam pengembangan wisata desa berbasis kopi.
Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan diskusi bersama seluruh pihak yang hadir. Berbagai saran dan masukan disampaikan untuk meningkatkan kualitas paket wisata agro kopi. Hal tersebut dilakukan agar wisatawan dapat memperoleh pengalaman terbaik selama berkunjung.
Melalui uji coba ini, wisata agro kopi diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi unggulan desa yang mampu menarik minat wisatawan. Pengembangan wisata tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Penulis: Anazwah Rizki Pratama
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



