Pariwisata Indonesia 2026 Penuh Peluang, Dosen Fakultas Vokasi UNAIR Soroti Strategi Dongkrak Kunjungan Wisata

VOKASI NEWS – Dr. Sri Endah Nurhidayati, S.Sos., M.Si., dosen Program Studi D4 Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, menjadi narasumber dalam dialog yang membahas prospek pariwisata Indonesia tahun 2026 pada 7 Februari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyebarluasan wawasan akademik kepada masyarakat luas.

Pembahasan dalam dialog tersebut menyoroti optimisme terhadap perkembangan sektor pariwisata Indonesia. Peningkatan minat wisatawan serta keberagaman destinasi dinilai menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan sektor ini. Hal tersebut juga menunjukkan potensi besar pariwisata sebagai sektor strategis dalam pembangunan nasional.

Optimisme Pariwisata Indonesia 2026

Pariwisata Indonesia pada tahun 2026 diproyeksikan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Keberagaman potensi wisata, mulai dari wisata alam, budaya, hingga edukasi, menjadi kekuatan utama dalam menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Kondisi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan di tingkat global.

Optimisme tersebut juga didukung oleh peningkatan kualitas layanan serta pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan. Hal ini menjadi indikator penting dalam memperkuat daya saing pariwisata Indonesia. “Pariwisata Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila didukung strategi yang tepat serta kolaborasi berbagai pihak,” ujar Dr. Sri Endah Nurhidayati.

Strategi Pengembangan Pariwisata

Strategi pengembangan pariwisata menjadi fokus utama dalam mencapai target kunjungan wisatawan tahun 2026. Pemanfaatan teknologi digital dinilai penting dalam memperluas jangkauan promosi destinasi wisata. Hal ini sejalan dengan perkembangan tren wisata yang semakin berbasis digital.

Selain itu, penguatan branding destinasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi faktor pendukung dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik destinasi secara berkelanjutan serta memperkuat citra pariwisata Indonesia.

Upaya Mencapai Target Kunjungan Wisatawan

Upaya mencapai target kunjungan wisatawan memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut berperan penting dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang adaptif dan inovatif. Hal ini menjadi kunci dalam menghadapi persaingan global.

Pengembangan pariwisata berbasis komunitas juga menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat lokal. Pendekatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya dan lingkungan.

Kegiatan dialog ini menunjukkan peran aktif dosen vokasi dalam memberikan kontribusi nyata melalui penyampaian gagasan strategis kepada masyarakat. Dengan strategi yang tepat, pariwisata Indonesia diharapkan mampu mencapai target kunjungan serta berkembang secara berkelanjutan.

[BACA JUGA: Business and Leisure: Dosen Pariwisata Fakultas Vokasi UNAIR Ungkap Strategi Kewirausahaan di RRI Surabaya]

***

Penulis: Tim Vokasi Branding