VOKASI UNAIR

Pendekatan Terapi Akupunktur untuk Diabetes Tipe 2: Menuju Kesehatan Merata Melalui Pengmas Nasional HIMA Battra

Kegiatan Pengmas dengan Mengimplementasikan Pendekatan Terapi Akupunktur/dokumen istimewa

VOKASI NEWS – Pendekatan terapi akupunktur untuk diabetes tipe 2 yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat nasional HIMA Battra. Diabetes melitus merupakan tantangan utama dalam bidang kesehatan di Indonesia. Hal itu memengaruhi kualitas hidup dan memberikan beban ekonomi yang signifikan. Untuk mengatasi tantangan ini, HIMA Battra menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Nasional dengan fokus pada terapi akupunktur. Terapi akupunktur diperuntukkan bagi penderita diabetes melitus tipe 2 di Randubener, Kembangbahu, Lamongan.

BACA JUGA: Memperkaya Pembelajaran Bahasa Inggris Dengan Gamifikasi: Studi Linguistik Pada Quiz Gamification “The Election Hero”

Tujuan utama Pengmas Nasional HIMA Battra adalah memperkenalkan dan mempraktikkan terapi akupunktur. Akupunktur sebagai alternatif pengobatan yang efektif dan holistik. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat terapi akupunktur dan memberikan edukasi tentang manajemen diabetes melitus yang lebih baik.

Alasan Memilih Randubener

Randubener dipilih karena tingginya prevalensi diabetes melitus dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Setiap sesi kegiatan melibatkan mahasiswa dan dosen yang ahli dalam terapi akupunktur. Pengmas Nasional ini berkolaborasi dengan tiga departemen HIMA Battra: Departemen Pengabdian Masyarakat, PSDM, dan EKRAF. Selain itu,  juga bekerja sama dengan berbagai universitas seperti IIK Bhakti Wiyata, Universitas Katolik Darma Cendikia, Universitas Medika Suherman, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, dan Politeknik Kesehatan Surakarta.

Rangkaian kegiatan meliputi:

1. Penyuluhan Kesehatan: Memberikan informasi tentang diabetes melitus, faktor risiko, dan pengelolaan penyakit melalui diskusi interaktif. Kolaborasi dengan PSDM mengadakan penyuluhan akupresur dan EKRAF mengadakan demo jamu.

2. Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Meliputi pemeriksaan gula darah, tekanan darah, dan indeks massa tubuh untuk deteksi dini faktor risiko diabetes melitus.

3. Terapi Akupunktur: Sesi terapi akupunktur gratis untuk penderita diabetes melitus, fokus pada titik-titik akupunktur yang berhubungan dengan pengaturan gula darah dan fungsi metabolisme.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata menuju kesehatan yang lebih merata di Randubener. Melalui program ini, HIMA Battra tidak hanya mengurangi beban penyakit diabetes melitus tipe 2. Akan tetapi juga memberikan edukasi dan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Diharapkan, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan dikembangkan untuk manfaat lebih luas bagi masyarakat Indonesia. Kegiatan tersebut mencerminkan implementasi secara nyata pendekatan terapi akupunktur.

***

Penulis: Damayanti Nurmu’arofatun Ningtiyas

Prodi: Pengobat Tradisional Editor: Oky Sapto Mugi Saputro – Tim Branding Fakultas Vokasi UNAIR

Share Media Sosmed

Pilihan Kategori

Name Link
Form permohonan peliputan, publikasi dan penerbitan
Panduan Prosedur Peliputan
Panduan Penulisan Artikel

Pastikan karya kamu sesuai panduan yang ada ya voks, tetap semangat!