VOKASI NEWS – Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan pengabdian masyarakat di SMAN 1 Kauman Tulungagung untuk meningkatkan literasi dan kesadaran kearsipan sejak dini.
Departemen Teknik Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) di SMAN 1 Kauman, Tulungagung, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut difokuskan pada peningkatan literasi serta kesadaran kearsipan di kalangan siswa sekolah menengah.
Kegiatan Pengmas ini menyasar siswa kelas X dengan tujuan memperkenalkan konsep dasar kearsipan sejak dini. Tim dosen dan mahasiswa Fakultas Vokasi UNAIR memandang bahwa pemahaman mengenai arsip perlu ditanamkan lebih awal agar generasi muda mampu mengelola informasi secara tertib dan bertanggung jawab. Pendekatan edukatif digunakan agar materi mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Pengenalan Konsep Dasar Kearsipan
Materi utama disampaikan oleh dua dosen Program Studi D4 Kearsipan dan Informasi Digital, yakni Nove Eka Variant Anna, S.Sos., MIMS., dan Tiara Kusumaningtiyas, S.Hum., M.Hum. Keduanya memaparkan materi berjudul Pengenalan Kearsipan yang mencakup pengertian arsip, fungsi arsip, serta jenis-jenis arsip yang ditemui dalam kehidupan pribadi dan kelembagaan.
Dalam pemaparan tersebut, arsip dijelaskan sebagai rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media, baik cetak maupun digital. Dosen juga menekankan bahwa arsip memiliki nilai administratif, hukum, keuangan, dan historis. Oleh karena itu, setiap individu perlu memahami cara menyimpan dan merawat arsip pribadi seperti ijazah, akta kelahiran, kartu identitas, dan dokumen penting lainnya.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dengan contoh-contoh yang dekat dengan pengalaman siswa. Metode ini bertujuan agar siswa tidak memandang arsip sebagai dokumen lama semata, melainkan sebagai sumber informasi yang memiliki fungsi penting dalam berbagai proses kehidupan.
Pembelajaran Interaktif dan Inspiratif
Suasana kegiatan menjadi lebih interaktif saat siswa diminta membawa dan mengidentifikasi arsip pribadi masing-masing. Aktivitas ini mendorong partisipasi aktif sekaligus melatih siswa mengenali jenis arsip yang mereka miliki. Beragam dokumen ditunjukkan oleh siswa, mulai dari kartu pelajar, rapor, sertifikat lomba, hingga akta kelahiran.
Sesi tanya jawab turut memperkaya diskusi. Para siswa mengajukan pertanyaan mengenai penyimpanan arsip digital, perlindungan data pribadi, serta peran arsip dalam administrasi pendidikan. Respons tersebut menunjukkan ketertarikan siswa terhadap topik kearsipan, terutama dalam konteks perkembangan teknologi informasi.
Kegiatan ini juga menghadirkan seorang alumni SMAN 1 Kauman yang saat ini menempuh studi di Program Studi D4 Kearsipan dan Informasi Digital Fakultas Vokasi UNAIR. Kehadiran alumni memberikan gambaran nyata mengenai prospek studi dan karier di bidang kearsipan. Pengalaman yang dibagikan memperlihatkan bahwa bidang ini memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola informasi di berbagai sektor.
[BACA JUGA: Tax Employment Visit 2025: Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Mahasiswa Era Digital]
Penguatan Peran Perguruan Tinggi
Pelaksanaan Pengmas di SMAN 1 Kauman mencerminkan komitmen Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dalam berkontribusi kepada masyarakat melalui edukasi yang aplikatif. Kegiatan ini tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan administrasi dan tanggung jawab dalam pengelolaan informasi.
Melalui program ini, diharapkan kesadaran terhadap pentingnya arsip dapat tumbuh sejak usia sekolah. Pemahaman tersebut menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi kebutuhan administrasi di masa depan. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah diharapkan dapat terus berlanjut guna membangun budaya sadar arsip di kalangan generasi muda.
***
Penulis: Esti Putri Anugrah
Editor: Fatikah Rachmadianty



