Pengetahuan Pasien tentang Pemeriksaan CT Scan di RSUD Kabupaten Fakfak Papua Barat

VOKASI NEWS – Computed Tomography atau CT Scan merupakan salah satu teknologi pencitraan radiologi modern yang memiliki peranan penting dalam dunia medis. Layanan ini berperan terutama untuk membantu dokter dalam menegakkan diagnosa berbagai penyakit. Penggunaan CT Scan, termasuk di RSUD Kabupaten Fakfak, terus meningkat seiring dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan diagnosa yang lebih cepat serta akurat. Meski demikian, tingkat pemahaman pasien mengenai prosedur, manfaat, serta risiko pemeriksaan CT masih menunjukkan variasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memetakan tingkat pengetahuan pasien di Instalasi Radiologi RSUD Kabupaten Fakfak. Penelitian dilakukan dengan tujuan mendukung peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien telah memahami prosedur pemeriksaan CT Scan dengan baik. Sebanyak 86,7% responden mengetahui tata cara dasar pemeriksaan, termasuk aturan penting. Contohnya seperti larangan bagi anggota keluarga untuk berada di ruang pemeriksaan selama prosedur berlangsung. Pemahaman ini sangat penting, karena tidak hanya menjamin keselamatan pasien, tetapi juga meminimalkan paparan radiasi bagi orang lain di sekitarnya. Namun demikian, masih terdapat pasien yang belum sepenuhnya mengerti tentang keselamatan radiasi, menunjukkan perlunya edukasi tambahan. Pemberian informasi secara sistematis diyakini mampu meningkatkan pemahaman pasien tentang prosedur yang akan dijalani.

BACA JUGA: [Anjasmoro Valley Siap Kembangkan Wisata Susur Sungai Berbasis Green Tourism]

Selain prosedur, penelitian ini juga menyoroti pemahaman pasien mengenai manfaat CT Scan. Sebanyak 73,3% pasien memiliki pengetahuan baik mengenai peran CT Scan dalam dunia medis. Mulai dari menegakkan diagnosis, membantu merencanakan terapi, hingga mengevaluasi hasil pengobatan. Namun, sebagian pasien masih belum mampu membedakan dengan jelas antara fungsi diagnostik dan tindakan terapi. Bahkan beberapa menganggap CT dapat menyembuhkan penyakit. Hal ini menegaskan pentingnya penyampaian informasi dengan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Dengan begitu, pasien memiliki pemahaman yang akurat dan realistis tentang peran CT Scan.

Pentingnya Pemahaman Efek Samping CT Scan

Pemahaman mengenai efek samping pemeriksaan CT Scan juga menjadi perhatian utama. Sekitar 60% pasien memiliki pengetahuan baik tentang efek radiasi, 33,3% cukup, dan 6,7% masih kurang. Beberapa pasien beranggapan bahwa CT Scan aman dilakukan berulang kali tanpa risiko, padahal paparan radiasi tetap harus diperhitungkan sesuai prinsip keselamatan. Kesalahpahaman ini dapat diminimalkan melalui edukasi berkelanjutan dari tenaga kesehatan. Penjelasan yang jelas mengenai risiko radiasi, penggunaan zat kontras, dan pembatasan pemeriksaan bagi kelompok khusus, seperti ibu hamil, sangat penting agar pasien memiliki pemahaman yang tepat dan tidak cemas secara berlebihan.

Selain itu, penelitian ini menunjukkan pengaruh sumber informasi terhadap tingkat pengetahuan pasien. Sebanyak 83,3% responden memperoleh informasi dari tenaga kesehatan, sedangkan 16,7% melalui media elektronik. Menariknya, pasien yang mendapat informasi dari media elektronik memiliki tingkat pengetahuan baik sebesar 80%. Sementara yang mendapat dari tenaga kesehatan 68%. Fakta ini menegaskan pentingnya kombinasi sumber informasi. Tenaga kesehatan tetap menjadi sumber utama edukasi, tetapi media elektronik, seperti televisi, internet, atau media sosial, dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan edukasi kesehatan secara lebih luas.

Secara keseluruhan, 70% pasien memiliki pengetahuan baik mengenai CT Scan, sementara 30% berada pada kategori cukup, dan tidak ada yang memiliki pengetahuan kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman pasien di RSUD Kabupaten Fakfak tergolong baik, meskipun edukasi terkait efek samping radiasi masih perlu diperkuat. RSUD Kabupaten Fakfak bersama tenaga kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi pasien dan masyarakat. Informasi yang komprehensif, jelas, dan sesuai standar pelayanan tidak hanya meningkatkan rasa aman dan percaya pasien, tetapi juga memperkuat citra rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan yang peduli terhadap keselamatan dan mutu pelayanan. 

Dengan demikian, CT Scan bukan hanya prosedur medis, tetapi bagian integral dari pelayanan kesehatan yang humanis, edukatif, dan berkualitas tinggi, menjadikan pasien lebih sadar, tenang, dan percaya terhadap proses pemeriksaan.

***

Penulis: Sheylamitha Nurhalija Rengen

Editor: Oky Sapto Mugi Saputro