Penghapusan Prodi Bukan Solusi, Manajemen Perkantoran Digital Masih Dibutuhkan

VOKASI NEWS – Wacana penghapusan program studi kembali muncul pada tahun 2026. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan terhadap program studi yang dianggap kurang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan nasional (Antara News, 2026). Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan mutu pendidikan tinggi agar lulusan lebih siap menghadapi perkembangan zaman.

Namun, keputusan penghapusan program studi perlu dipertimbangkan secara matang. Tidak semua program studi yang kurang dikenal atau memiliki sedikit peminat berarti tidak penting. Beberapa program studi justru memiliki peran besar dalam mendukung kebutuhan kerja masa sekarang.

Pentingnya Manajemen Perkantoran Digital

Salah satu program studi yang masih sangat dibutuhkan adalah Manajemen Perkantoran Digital. Program studi ini mempelajari administrasi perkantoran modern, pengelolaan arsip digital, sistem informasi kantor, komunikasi bisnis, serta pelayanan berbasis teknologi. Materi tersebut sesuai dengan perkembangan dunia kerja saat ini.

Saat ini banyak kantor pemerintah, perusahaan swasta, sekolah, dan rumah sakit mulai menggunakan sistem digital. Surat-menyurat dilakukan secara online, penyimpanan data menggunakan komputer, dan pelayanan administrasi dilakukan melalui aplikasi. Kondisi ini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kemampuan administrasi sekaligus menguasai teknologi.

Peluang Kerja Lulusan

Lulusan Manajemen Perkantoran Digital memiliki peluang kerja yang cukup luas. Lulusan dapat bekerja sebagai staf administrasi, pengelola arsip digital, sekretaris, petugas pelayanan publik, staf sumber daya manusia, dan operator sistem informasi kantor. Pekerjaan tersebut banyak dibutuhkan di berbagai lembaga.

Pemerintah juga menempatkan digitalisasi sebagai salah satu sektor penting dalam pembangunan nasional. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja yang menguasai teknologi akan terus meningkat (Detik Edu, 2026).

Perlu Diperkuat, Bukan Dihapus

Program studi seperti Manajemen Perkantoran Digital sebaiknya tidak dihapus. Langkah yang lebih tepat adalah memperbaiki kurikulum, meningkatkan kerja sama dengan dunia industri, serta menambah pelatihan keterampilan digital bagi mahasiswa. Dengan cara tersebut, lulusan akan lebih siap memasuki dunia kerja.

Manajemen Perkantoran Digital bukan program studi yang ketinggalan zaman. Program studi ini justru penting karena mampu menjawab kebutuhan administrasi modern yang cepat, rapi, dan berbasis teknologi. Oleh karena itu, keberadaannya masih perlu dipertahankan dalam pendidikan tinggi Indonesia.

[BACA JUGA: Kenali Pemeriksaan BMD Lewat Video Edukasi]

Penulis: Ismatin Nisa Qomsiana Agustin

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)